Penyerang Novel Ditangkap, Firli KPK: Ini Jawaban yang Ditunggu

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua KPK terpilih periode 2019-2023 Firli Bahuri usai dilantik Presiden Joko Widodo atau Jokowi di Istana Negara, Jakarta, Jumat 20 Desember 2019. Dalam proses di Komisi III DPR tersebut Firli terpilih sebagai ketua, sementara empat nama lainnya menjabat sebagai wakil ketua. TEMPO/Subekti.

    Ketua KPK terpilih periode 2019-2023 Firli Bahuri usai dilantik Presiden Joko Widodo atau Jokowi di Istana Negara, Jakarta, Jumat 20 Desember 2019. Dalam proses di Komisi III DPR tersebut Firli terpilih sebagai ketua, sementara empat nama lainnya menjabat sebagai wakil ketua. TEMPO/Subekti.

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada Polri terkait telah ditangkapnya dua pelaku penyiraman air keras terhadap penyidik KPK Novel Baswedan.

    "Saya belum ikutin beritanya. Tapi yang pasti jika memang yang disampaikan bahwa telah terungkap pelaku penganiayaan pegawai KPK, saya selaku Ketua KPK menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya," kata Firli di Gedung Merah Putih, Jakarta pada Jumat 27 Desember 2019.

    Firli pun mengucapkan terima kasih kepada jajaran kepolisian telah sukses mengungkap kasus ini.

    "Dengan nahkoda Kapolri Jenderal Idham Azis, saya menyampaikan sukses dan selamat kepada jajaran kepolisian. Ini adalah jawaban yang ditunggu seluruh rakyat Indonesia," ujarnya.

    Kepala Badan Reserse Kriminal Markas Besar Polri Inspektur Jenderal Listyo Sigit Prabowo membenarkan pelaku penyerang Novel Baswedan telah ditangkap. Ia juga membenarkan informasi bahwa terduga pelaku penyerang Novel Baswedan adalah polisi aktif.

    "Ya polisi aktif," kata Listyo Sigit saat dikonfirmasi pada Jumat, 27 Desember 2019.

    Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi, Novel Baswedan, disiram air keras oleh dua orang tak dikenal pada 11 April 2017. Ia diserang sepulang dari salat subuh berjamaah di Masjid Ihsan di dekat rumahnya. Akibatnya, dua mata Novel terancam buta. Mata kirinya rusak hingga 95 persen, dan harus menjalani operasi berkali-kali di Singapura.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rencana dan Anggaran Pemindahan Ibu Kota, Ada Tiga Warga Asing

    Proyek pemindahan ibu kota negara ke Kalimantan Timur dieksekusi secara bertahap mulai 2020. Ada tiga warga asing, termasuk Tony Blair, yang terlibat.