Tujuh Orang Tewas Akibat Kecelakaan Bus Pagaralam Teridentifikasi

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi tewas atau jenazah atau jasad. shutterstock.com

    Ilustrasi tewas atau jenazah atau jasad. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Palembang- Sebanyak tujuh dari 24 korban meninggal dunia dalam kecelakaan bus Sriwijaya pada Selasa dinihari, 24 Desember 2019, di Liku Lematang Kecamatan Dempo Tengah Kota Pagaralam teridentifikasi. RSUD Besemah Pagaralam mencatat, dari tujuh korban tewas termasuk di antaranya sopir bus atas nama Fery dan kernet bus atas nama Yuda. "Itu data sementara, karena personel masih mengevakuasi," ujar Kepala Sub Seksi Operasi dan Siaga Kantor SAR Palembang, Benteng Telau.

    Kecelakaan bus Sriwijaya Jenis Mitsubishi Fuso plat nomor polisi BD 7031 AU rute Bengkulu-Palembang berpenumpang lebih dari 30 orang masuk ke jurang sedalam 75 meter di Liku Lematang Desa Perahu Dempo, Kota Pagaralam, pada Senin malam, 23 Desember 2019, pukul 23.15 WIB. Bus yang disopiri Fery itu awalnya mengangkut 27 penumpang saat berangkat, namun menjadi 54 penumpang dalam perjalanan.

    Berikut tujuh nama korban jiwa itu:

    1. Fery (sopir), alamat Kota Bengkulu
    2. Yuda Sanjaya (kernet), alamat Empat Lawang, Sumatera Selatan
    3. Ilyas, alamat Jalan Demang Lebar Daun, Palembang, Sumatera Selatan
    4. Warsono, alamat Jalan Sabar Jaya, Banyuasin, Sumatera Selatan
    5. Imron, alamat Jalan Enggano, Kelurahan Pasar Bengkulu
    6. Ali Jaya, alamat Jalan Bandara, Bengkulu
    7. Feri, alamat Belakang Pondok Kecamatan Batu Samban, Bengkulu

    Benteng mengatakan, sementara jumlah korban meninggal 24 orang dan 13 penumpang selamat namun luka-luka akibat kecelakaan itu.

    Berikut nama korban selamat:
    1. Basarudin, 43 tahun, Dagang, Ds. Semarang Kec. Tanjung Serut Kota Bengkulu.
    2. Hepriadi, 31 tahun, Kuli Bangunan, alamat Ds. Salak Tiga Kec. Panorama Kota Bengkulu.
    3. Hasanah, 52 tahun, IRT, Ds. Tanjung Suko Kec. Indralaya Kab. OI.
    4. Sukiyem, 43 Tahun, Tani, Ds. Lubuk Selandak Kec. Terambang Jaya Kota Prabumulih.
    5. Aisyah Awaliah Putri, 9 Tahun, Pelajar, Jl. Salak Kota Bengkulu.
    6. Ariri, 14 Tahun, Pelajar, Ds. Perajin Kab. Banyuasin.
    7. Lukman, 43 Tahun, Swasta, Jl. Budi Utomo Kel. Sungai Hitam Kec. Muara Bangka Hulu Kota Bengkulu.
    8. Aldi, 18 Tahun, Pelajar, Ds. Jejawi Kab. OKI.
    9.Riduan, 44 tahun, Tukang Jahit, Ds. Kinono Sari Kel. Banjar Sari Kab. Enggano Bengkulu Utara.
    10..Darusalam, 35 Tahun, Pandai Besi, Ds. Sakatiga Kab. OI.
    11. Riki, 25 Tahun, Ds. Kemang Kec. Tebing Tinggi Kab. Empat Lawang.
    12. Haris Krisyanto, 19 tahun, TOT, Ds. Alas Bangun Kec. Pinang Raya Bengkulu Utara.
    13. Khadijah, 68 tahun, IRT, Perumnas Baru Blok A2 Kab. Bengkulu.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lika-Liku Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Pengganti Sandiaga Uno

    Kursi Wakil Gubernur DKI Jakarta kosong sejak Agustus 2018. Pada Januari 2020, Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Gerindra mengajukan dua nama.