Pengungkapan Kasus Novel Baswedan, Jokowi: Hitungan Hari

Reporter:
Editor:

Jobpie Sugiharto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penyidik senior KPK Novel Baswedan saat bertemu dengan mahasiswa yang melakukan audensi sebagai program studi banding perkuliahan, di gedung KPK, Jakarta, Rabu, 30 Oktober 2019. Kepala Kepolisian RI terpilih Komisaris Jenderal Idham Azis akan segera menunjuk Kepala Badan Reserse Kriminal Mabes Polri untuk mengungkap kasus penyiraman air keras penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi Novel Baswedan. TEMPO/Imam Sukamto

    Penyidik senior KPK Novel Baswedan saat bertemu dengan mahasiswa yang melakukan audensi sebagai program studi banding perkuliahan, di gedung KPK, Jakarta, Rabu, 30 Oktober 2019. Kepala Kepolisian RI terpilih Komisaris Jenderal Idham Azis akan segera menunjuk Kepala Badan Reserse Kriminal Mabes Polri untuk mengungkap kasus penyiraman air keras penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi Novel Baswedan. TEMPO/Imam Sukamto

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Jokowi memastikan temuan baru kasus Novel Baswedan akan disampaikan oleh tim teknis Polri kepada publik dalam waktu dekat.

    Menurut Jokowi, pengumumannya tidak sampai makan waktu berbulan-bulan. "Kalau saya bilang secepatnya berarti dalam waktu harian," ujarnya di Hotel Mulia, Jakarta, hari ini, Selasa, 10 Desember 2019.

    Presiden Jokowi mengungkapkannya setelah menerima penjelasan Kapolri Jenderal Idham Azis pada Senin lalu, 9 Desember 2019, di Istana Merdeka.

    Dia pun menuturkan berdasarkan penjelasan Idham, "Ada temuan baru yang sudah menuju pada kesimpulan."

    Tim teknis Polri untuk kasus Novel Baswedan dibentuk pada pertengahan 2019 sebagai pelaksanaan rekomendasi tim gabungan bentukan Polri. Presiden Jokowi memberikan tenggat mengungkap kasus penyidik senior KPK Novel Baswedan hingga Desember 2019.

    Kepala Divisi Humas Polri Inspektur Jenderal Muhammad Iqbal juga mengatakan Jokowi meminta Polri segerca mengungkap temuan baru kasus Novel Baswqedan.

    "Segera," kata Iqbal seusai mendampingi Idham bertemu Presiden Jokowi di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Senin lalu.

    Iqbal mengatakan tim teknis Polri akan mengungkap hasil pengusutan kasus Novel Baswedan dalam waktu dekat. "Tidak lama lagi. Kami sudah menemukan alat bukti dan petunjuk yang sangat signifikan."

    Menurut Iqbal, Polri serius mengungkap pelaku penyiraman terhadap Novel Baswedan. Polri telah memeriksa 73 saksi, 114 toko kimia, dan 38 titik CCTV. Rekaman CCTV bahkan diperiksa di laboratorium forensik Mabes Polri dan Australia.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Portofolio Saham Asabri Melorot 2013-2017

    PT Asabri mengalami kerugian akibat gegabah mengelola investasi. Badan Pemeriksa Keuangan dan Ombudsman Republik Indonesia curiga ada penyelewengan.