Kata Fadli Zon soal Prabowo Tak Jadikan Dirinya Jubir Gerindra

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Anggota Dewan Pengarah Badan Pemenangan Nasional  Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Fadli Zon berfoto bersama pendukung seusai Salat Jumat di Masjid Al Azhar,  Jakarta Selatan, Jumat, 19 April 2019. Tempo/Irsyan Hasyim

    Anggota Dewan Pengarah Badan Pemenangan Nasional Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Fadli Zon berfoto bersama pendukung seusai Salat Jumat di Masjid Al Azhar, Jakarta Selatan, Jumat, 19 April 2019. Tempo/Irsyan Hasyim

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon tak berkomentar banyak ihwal namanya yang tak masuk sebagai juru bicara khusus Partai Gerindra. Fadli mengatakan dirinya kini menjadi juru bicara rakyat.

    Mantan Wakil Ketua DPR ini juga berujar dia sudah terlalu lama menjadi juru bicara Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto, lalu jubir partai.

    "Saya sudah terlalu lama jadi jubir Pak Prabowo dulu, lalu jubir partai. Sekarang saya jubir rakyat," ujar Fadli kepada wartawan di kompleks parlemen, Jakarta, Jumat, 6 Desember 2019.

    Fadli juga menilai bagus saja jika kini ada juru bicara partai. "Bagus ada jubir partai, biar lebih banyak informasi," kata dia.

    Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad sebelumnya mengumumkan Prabowo menunjuk lima juru bicara khusus. Mereka ialah Dasco, Ahmad Muzani, Sugiono, Habiburokhman, dan Ahmad Riza Patria.

    Dasco berujar, penunjukan jubir akan dievaluasi secara berkala oleh Prabowo. "Bisa berkurang, bertambah, atau berubah jika diperlukan," ujarnya.

    Penunjukan jubir ini berkaitan dengan posisi Gerindra sebagai pendukung pemerintahan Joko Widodo-Ma'ruf Amin. Menurut Dasco, Gerindra ingin kader-kadernya fokus bekerja di bidang masing-masing untuk memastikan kesuksesan program kerakyatan.

    "Sebagai salah satu partai pendukung pemerintah kami ingin kader-kader Partai Gerindra tetap fokus bekerja di bidang masing-masing untuk memastikan suksesnya program-program kerakyatan," ucapnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Portofolio Saham Asabri Melorot 2013-2017

    PT Asabri mengalami kerugian akibat gegabah mengelola investasi. Badan Pemeriksa Keuangan dan Ombudsman Republik Indonesia curiga ada penyelewengan.