Temui Mahfud Md, Duta Besar Cina Komitmen Kerja Sama Keamanan

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gestur Menteri Koordinator bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD saat akan meninggalkan gedung KPK, Jakarta, Senin, 2 Desember 2019. Mahfud datang untuk menyerahkan Laporan Hasil Kekayaan Pejabat Negara (LHKPN). TEMPO/Imam Sukamto

    Gestur Menteri Koordinator bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD saat akan meninggalkan gedung KPK, Jakarta, Senin, 2 Desember 2019. Mahfud datang untuk menyerahkan Laporan Hasil Kekayaan Pejabat Negara (LHKPN). TEMPO/Imam Sukamto

    TEMPO.CO, Jakarta - Duta Besar Cina untuk Indonesia, Xiao Qian, menyambangi Kantor Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud Md, di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Kamis, 5 November 2019.

    Dalam kesempatan itu, Qian mengatakan mereka membahas potensi perpanjangan kerjasama kedua negara di bidang keamanan dan politik. 

    "Kami datang ke sini dalam posisi yang siap untuk melanjutkan kerja sama di bidang keamanan dan politik. Ini adalah awal yang baik untuk melanjutkan kerjasama yang baik di masa depan," kata Qian saat ditemui usai pertemuan. 

    Qian tak merinci bentuk kerja sama lanjutan yang akan dilakukan. Namun ia mengatakan kerja sama dan dialog kedua negara sejak Presiden Joko Widodo menjabat pada 2014, telah berjalan sangat baik. 

    Ia berharap akan ada lebih banyak kerja sama lain dalam tahun-tahun ke depan. Bahkan Qian tak memungkiri akan ada kerjasama di bidang militer yang lebih jauh. 

    "Sekarang kami sedang berencana membuat kerja sama di masa depan di semua bidang yang memungkinkan. Kita masih membahasnya," kata Qian. 

    Sejak menjabat sebagai Menkopolhukam pada Oktober lalu, Mahfud telah menerima kunjungan sejumlah duta besar negara-negara besar dunia. Sebelumnya, ada Duta Besar Jepang untuk Indonesia Masafumi Ishii hingga Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia Essam bin Abed Al-Thaqafi, yang datang ke kantor Mahfud. 

    Selain mengucapkan selamat atas jabatan baru Mahfud, meraka pun menjajaki dan berdialog terkait peluang kerjasama negara masing-masing dengan Indonesia. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Portofolio Saham Asabri Melorot 2013-2017

    PT Asabri mengalami kerugian akibat gegabah mengelola investasi. Badan Pemeriksa Keuangan dan Ombudsman Republik Indonesia curiga ada penyelewengan.