Kementerian Pendidikan Segera Umumkan Evaluasi Ujian Nasional

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah siswa SMA Negeri 4 Medan mengerjakan soal saat mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) hari pertama, di Medan, Sumatera Utara, Senin, 1 April 2019. Hingga menjelang malam para siswa di sekolah tersebut terus mengerjakan ujian soal Bahasa Indonesia karena jaringan komputer terserang virus, sementara sedikitnya 200 siswa lainnya tidak dapat mengikuti ujian. ANTARA

    Sejumlah siswa SMA Negeri 4 Medan mengerjakan soal saat mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) hari pertama, di Medan, Sumatera Utara, Senin, 1 April 2019. Hingga menjelang malam para siswa di sekolah tersebut terus mengerjakan ujian soal Bahasa Indonesia karena jaringan komputer terserang virus, sementara sedikitnya 200 siswa lainnya tidak dapat mengikuti ujian. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta - Dewan Pakar Pusat Studi Pendidikan dan Kebijakan (PSPK) Najeela Shihab mengatakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan akan segera mengumumkan hasil evaluasi Ujian Nasional.

    Hasil evaluasi itu terkait alternatif penilaian proses belajar siswa jika UN resmi dihapuskan. "Akan diumumkan 1-2 minggu ke depan," kata Najeela kepada Tempo di kantor Kemdikbud, Jakarta Pusat pada Sabtu, 30 November 2019.

    Pada intinya, Najeela mengatakan, evaluasi yang juga dilakukan bersama Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) terhadap Ujian Nasional itu bertujuan untuk meningkatkan mutu dan kualitas penilaian. Dia mengatakan Dewan Pakar akan terus mendukung dan kerja bersama Kementerian.

    Ketika ditanya bentuk dari pengganti Ujian Nasional itu, Najeela masih enggan membeberkan. "Lihat saja 1-2 minggu ke depan," katanya.

    Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim berencana menghapus Ujian Nasional mulai 2021. Sebagai pengganti, Kemendikbud sedang menggodok alternatif  untuk mengevaluasi proses belajar jika UN resmi dihapuskan.

    Anggota Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) Kemendikbud, Doni Koesoema, mengatakan Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian tengah mengkaji model tes assessment kompetensi murid sebagai bentuk evaluasi proses belajar. "Bentuknya tetap tes. Tapi tidak lagi berbasis mata pelajaran," kata dia seperti dimuat di Koran Tempo, Kamis, 28 November 2019.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Terobosan Nadiem di Pendidikan, Termasuk Menghapus Ujian Nasional

    Nadiem Makarim mengumumkan empat agenda utama yang dia sebut "Merdeka Belajar". Langkah pertama Nadiem adalah rencana menghapus ujian nasional.