Presiden PKS Pastikan Tokoh PPP Zain Badjeber Gabung Partainya

Reporter:
Editor:

Jobpie Sugiharto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pakar hukum tata negara, Yusril Ihza Mahendra (kiri) dan Zain Badjeber (kanan) mengikuti rapat dengar pendapat umum dengan Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) DPR RI di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Jakarta, 10 Juli 2017. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    Pakar hukum tata negara, Yusril Ihza Mahendra (kiri) dan Zain Badjeber (kanan) mengikuti rapat dengar pendapat umum dengan Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) DPR RI di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Jakarta, 10 Juli 2017. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden PKS (Partai Keadilan Sejahtera) Sohibul Iman menyatakan sejumlah tokoh partai politik dan purnawirawan militer yang akan bergabung ke  partainya, termasuk Zain Badjeber dari PPP (Partai Persatuan Pembangunan).

    "Baru satu yang secara formal kemarin hadir di sini Zain Badjeber, politisi kawakan boleh dikatakan maestro legislasi DPR dari PPP," kata Sohibul di arena Rakornas PKS, Hotel Bidakara, Jakarta, pada Sabtu lalu, 16 November 2019.

    Dia enggan membeberkan nama-nama tokoh lainnya dengan alasan mereka belum secara formal menyatakan masuk PKS.

    Sohibul Iman menjelaskan bahwa Zain Badjeber hadir di pembukaan Rakornas PKS pada Kamis lalu, 14 November 2019. Bahkan, Zain sudah memakai jaket putih PKS.

    "Beliau sudah menyatakan bergabung ke PKS."

    Zain Badjeber politikus PPP yang menjadi anggota DPR sejak 1992. Di DPR periode 1999-2004, Zain menjabat Ketua Badan Legislasi dan anggota Komisi II DPR, yang kala itu membidangi hukum dan politik dalam negeri.

    Zain Badjeber memang kawakan dalam soal legislasi. Dia salah satu perancang Undang-undang Komisi Pemberantasan Korupsi.

    Menurut Sohibul Iman, PKS dalam waktu dekat akan menggelar rekrutmen anggota baru. Partainya pun bakal secara formal mengajak para tokoh politik masuk PKS.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Dampak Screen Time pada Anak dan Cara Mengontrol

    Sekitar 87 persen anak-anak berada di depan layar digital melebihi durasi screen time yang dianjurkan.