Gempa Maluku Utara, BMKG Cabut Peringatan Dini Tsunami

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gempa bumi mengguncang Maluku Utara dengan Magnitudo 7,4 pada Kamis malam, 14 November 2019. Foto: BMKG

    Gempa bumi mengguncang Maluku Utara dengan Magnitudo 7,4 pada Kamis malam, 14 November 2019. Foto: BMKG

    TEMPO.CO, Jakarta - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencabut peringatan tsunami setelah terjadinya gempa di perairan dekat Maluku Utara dan Sulawesi Utara.

    "Peringatan dini tsunami yang disebabkan oleh gempa Magnitudo 7,1, pada 14 November 2019 pukul 23.17WIB, dinyatakan telah berakhir," demikian dikutip dari situs BMKG pada Jumat, 15 November 2019, pukul 01.54 WIB.

    Peringatan dini tsunami ini dicabut setelah sebelumnya BMKG merilis potensi terjadinya tsunami sesaat setelah gempat terjadi.

    Titil gempa Maluku Utara terjadi di 137 kilometer barat laut Jailolo, Maluku Utara, dengan kedalaman titik gempa 73 kilometer.

    Sebelumnya BMKG dalam peringatannya telah meminta potensi tsunami tersebut untuk diteruskan kepada masyarakat. Status peringatan tersebut adalah waspada. Hal ini berarti pemerintah provinsi, kabupaten dan kota yang berada di status waspada diharap memperhatikan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Dampak Screen Time pada Anak dan Cara Mengontrol

    Sekitar 87 persen anak-anak berada di depan layar digital melebihi durasi screen time yang dianjurkan.