Sandiaga Uno Siap Jadi Jurkam Pilkada 3 Kabupaten di DIY

Reporter:
Editor:

Purwanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno usai melayat ke rumah duka BJ Habibie, Jalan Patra Kuningan XIII, Jakarta Selatan, Rabu malam, 11 September 2019. TEMPO/Lani Diana

    Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno usai melayat ke rumah duka BJ Habibie, Jalan Patra Kuningan XIII, Jakarta Selatan, Rabu malam, 11 September 2019. TEMPO/Lani Diana

    TEMPO.CO, Jakarta -Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Sandiaga Uno mengaku siap menjadi juru kampanye untuk pasangan calon kepala daerah yang akan diusung Partai Gerindra pada pemilihan kepala daerah (pilkada) 2020 di Daerah Istimewa Yogyakarta.

    "Pasti akan sering ke sini (Yogyakarta)," kata Sandiaga saat ditemui seusai menghadiri acara Seminar dan Diskusi "Jihad Ekonomi Melalui Pengembangan UMKM di Yogyakarta, Kamis.

    Mengenai hal itu, Sandiaga mengaku telah bertemu dengan Ketua DPD Partai Gerindra DIY Brigjen (Purn) TNI Nuryanto dan Sekretaris DPD Partai Gerindra DIY Dharma Setiawan.

    Meski siap turun gunung, mantan calon Wakil Presiden Periode 2019-2024 ini belum menyiapkan strategi kampanye khusus untuk kontestasi pilkada tiga kabupaten di DIY, yakni Kabupaten Bantul, Gunung Kidul, dan Sleman.

    "Tadi sudah bertemu Pak Dharma dan romo (Nuryanto) di Airport. Sudah di-brief prosesnya. Saya tidak ingin ikut dalam konstelasi politiknya. Tapi begitu sudah terpilih oleh Gerindra, sudah diumumkan sebagai calon, itu nanti kita akan berikan strateginya," kata dia.

    Secara umum, menurut Sandiaga, strategi dalam kampanye pilkada 2020 harus dilakukan dengan terus bergerak di tengah masyarakat, mendengarkan aspirasi serta menyampaikan solusi-solusi atas permasalahan yang tengah dihadapi masyarakat saat ini.

    Berbagai permasalahan yang dimaksud Sandi, antara lain kenaikan harga bahan-bahan pokok, termasuk iuran BPJS, serta tarif listrik.

    Permasalahan lainnya yang dapat menjadi bahan untuk berkampanye adalah masalah sempitnya lapangan kerja. Untuk itu, pihaknya berencana mencarikan jalan keluar dengan mendorong gerakan ekonomi kerakyatan yang dipelopori Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

    "Karena 97 persen daripada pembukaan lapangan kerja itu ada di UMKM. Jadi, saya akan fokus, karena ujung-ujungnya kepala daerah yang nanti akan terpilih harus mampu meyakinkan kepada masyarakat bahwa mereka bisa membawa daerahnya lebih baik lagi ke depan," kata mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta ini.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.