Polisi Tangkap 3 Perempuan, 1 Pria di Rumah Pelaku Bom Medan

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas kepolisian berhamburan keluar gedung usai terjadi aksi bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan, 13 November 2019. Diduga dua pelaku aksi bom bunuh mengenakan atribut Ojek Online. Foto/Istimewa

    Petugas kepolisian berhamburan keluar gedung usai terjadi aksi bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan, 13 November 2019. Diduga dua pelaku aksi bom bunuh mengenakan atribut Ojek Online. Foto/Istimewa

    TEMPO.CO, Jakarta - Puluhan polisi gabungan dari Polda Sumut, Polrestabes Medan dan Polsek Medan Baru menggeledah sebuah rumah di Jalan Jangka, Nomor 98-B, Medan Petisah, Kota Medan pada Rabu, 13 November 2019 terkait ledakan di Markas Polrestabes Medan alias insiden bom Medan.

    Pantauan Tempo. Polisi nampak mengumpulkan sejumlah barang dari rumah terduga pelaku bom bunuh diri itu, Rabbial Muslim Nasution." Ya, ini rumah terduga." kata Kepala Polsek Medan Baru Komisaris Martuasah Tobing di lokasi penggeledahan. 

    Empat orang dibawa petugas terdiri dari tiga perempuan dan satu laki-laki dari rumah Rabbial. Keempatnya dibawa petugas sekitar pukul 13.35 WIB, menumpang mobil Totoya Innova. Belum ada penjelasan resmi kepolisian ke empat orang tersebut dibawa kemana. 

    Salah seorang tetangga Rabbial, mengatakan, pelaku adalah orang yang tertutup." Sehari-hari dia berjualan bakso bakar keliling. Ia juga aktif dalam kegiatan keagamaan," kata tetangga terduga pelaku, Maya, Rabu 13 November 2019.

    Dalam insiden bom di Polrestabes Medan ini, enam orang terluka. Mereka adalah empat orang polisi, seorang warga sipil, dan seorang petugas dinas harian.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perjalanan Pemakzulan Donald Trump Dari Ukraina Ke Kongres AS

    Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat mencetuskan penyelidikan untuk memakzulkan Presiden Donald Trump. Penyelidikan itu bermula dari Ukraina.