Gedung Pertemuan Milik Jokowi Siap Digratiskan, Asalkan...

Reporter:
Editor:

Jobpie Sugiharto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gibran Rakabuming Raka bersiap memberikan keterangan pers di kantor DPC PDI Perjuangan, Solo, Jawa Tengah, Senin, 23 September 2019. Putra sulung Presiden Jokowi itu mendaftar menjadi kader PDI Perjuangan. ANTARA/Mohammad Ayudha

    Gibran Rakabuming Raka bersiap memberikan keterangan pers di kantor DPC PDI Perjuangan, Solo, Jawa Tengah, Senin, 23 September 2019. Putra sulung Presiden Jokowi itu mendaftar menjadi kader PDI Perjuangan. ANTARA/Mohammad Ayudha

    TEMPO.CO, SOLO - Anak sulung Presiden Jokowi, Gibran Rakabuming Raka, menyebut siap menggratiskan penggunaan gedung pertemuan di Solo milik keluarganya yakni Gedung Graha Sabha.

    Fasilitas itu bisa digunakan untuk penyelenggaraan acara yang bermanfaat bagi kaum muda.

    Dia menyampaikannya dalam talkshow yang dihadiri ratusan kaum millenial di sebuah hotel di Solo hari ini, Sabtu, 19 Oktober 2019. Peserta membludak sehingga sebagian harus duduk tanpa kursi.

    "Harusnya digelar ditempat yang lebih luas, misalnya di Graha Sabha," katanya dalam forum itu.

    Dalam acara tersebut Gibran mengemukakan pentingnya kreativitas bagi para pengusaha. Kekuatan modal dalam bentuk finansial tidak lagi menjadi hal yang utama. "Yang penting adalah ide-ide kreatif."

    Menurut Gibran, pihaknya membuka peluang kerja sama untuk penyelenggaraan acara semacam ini secara gratis asalkan bermanfaat untuk anak muda. Tepuk tangan para peserta pun membahana.

    Pengusaha kuliner yang juga kader PDIP itu ternyata memiliki persyaratan. "Nanti saya minta database pesertanya, biar di follow up marketing," katanya yang langsung memancing tawa para peserta.

    Gibran Jokowi menerangkan bahwa database semacam itu menjadi sesuatu yang sangat berharga bagi pengusaha. "Nanti tinggal diprospek, tiga tahun lagi para peserta menikahnya di gedung saya," tutur pengusaha muda yang dikabarkan berminat menjadi Wali Kota Solo.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menunggu Dobrakan Ahok di Pertamina

    Basuki Tjahaja Purnama akan menempati posisi strategis di Pertamina. Ahok diperkirakan akan menghadapi banyak masalah yang di BUMN itu.