Bupati Indramayu Kena OTT KPK, Ridwan Kamil: Jadi Pemimpin Berat

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menerima penghargaan saat terpilih sebagai Inspirational  Leader Asia Pasifik pada ajang GovInsider Innovation Awards 2019 di markas Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) Asia Pasifik Bangkok, Thailand, Rabu, 16 Oktober 2019.

    Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menerima penghargaan saat terpilih sebagai Inspirational Leader Asia Pasifik pada ajang GovInsider Innovation Awards 2019 di markas Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) Asia Pasifik Bangkok, Thailand, Rabu, 16 Oktober 2019.

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan, dirinya sudah mengingatkan Bupati Indramayu Supendi saat melantiknya menggantikan bupati sebelumnya, Anna Sophanah, agar menjauhi perilaku koruptif. "Pada saat pelantikan saya sudah ingatkan yang bersangkutan agar menjauhi godaan yang pastinya datang tiap hari. Karena jadi pemimpin itu berat," kata dia, dikutip dari keterangan tertulisnya, Rabu, 16 Oktober 2019.

    Ridwan Kamil mengetahui operasi tangkap tangan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Bupati Indramayu Supendi di tengah kunjungannya ke Thailand.

    Supendi belum genap setahun menjabat bupati Indramayu menggantikan Anna Sophanah yang mengundurkan diri. Ridwan Kamil melantik Supendi, yang awalnya menjabat wakil bupati, menjadi bupati pada 7 Februari 2019. Namun pada Selasa, 15 Oktober 2019, ia ditangkap KPK dan kini ditetapkan sebagai tersangka.

    "Tadinya saya berharap pergantian bupati itu menuju ke arah yang lebih baik. Tapi belum genap satu tahun bupatinya sudah kena OTT, ini sangat memprihatinkan, kasihan warga Indramayu," kata Ridean Kamil.

    Ridwan Kamil mengatakan, sudah memiliki banyak rencana untuk Indramayu yang menjadi daerah penyangga rencana Kawasan Ekonomi Segitiga Rebana. Dia khawatir, penangkapan bupati Indramayu tersebut akan berpengaruh pada investasi dan rencana pengembangan kawasan. "Korupsi itu musuh investasi," kata dia.

    Ridwan Kamil mengatakan, pemerintah provinsi sudah mengupayakan banyak hal untuk meminimalisir potensi korupsi. "Berbagai pakta integritas sudah kami bikin, inovasi-inovasi berbasis teknologi seperti e-Kinerja juga akan kami ketoktularkan dari provinsi ke kabupaten/kota. Mudah-mudahan tidak ada lagi yang seperti ini," kata dia.

    Ridwan Kamil mengatakan, menjunjung tinggi azas praduga tak bersalah. Dia menyarankan, Bupati Indramayu kooperatif sambil menunggu keputusan soal status jabatannya di Kementerian Dalam Negeri.

    "Kita lihat proses hukumnya seperti apa. Pesan saya agar yang bersangkutan kooperatif. Saya sendiri menunggu instruksi dari Kemendagri terkait status jabatannya masa mendatang. Sementara waktu, wakil bupati mengambil alih roda pemerintahan,” kata Ridwan Kamil.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.