Kabinet Jokowi: Beredar Kabar Prabowo Jadi Penasihat Presiden

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon ditemui awak media setelah menjenguk dua tersangka makar yaitu Eggi Sudjana dan Lieus Sungkharisma di Polda Metro Jaya, Rabu, 29 Mei 2019. Tempo/M Yusuf Manurung

    Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon ditemui awak media setelah menjenguk dua tersangka makar yaitu Eggi Sudjana dan Lieus Sungkharisma di Polda Metro Jaya, Rabu, 29 Mei 2019. Tempo/M Yusuf Manurung

    TEMPO.CO, Jakarta - Menjelang pelantikan presiden, beredar isu bahwa Prabowo Subianto akan masuk ke Kabinet Jokowi yang baru sebagai Menteri Pertahanan. Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Kapitra Ampera, mengatakan tak mungkin Prabowo yang semula bertarung merebut kursi presiden, mau ditawari menjadi menteri.

    Menurut Kapitra, Subianto punya kemungkinan menjadi penasihat Presiden Jokowi. "Enggak mungkin (menteri). Levelnya Presiden masak turun ke bawah," kata Kapitra dalam diskusi Forum Jurnalis Merah Putih bertajuk 'Jokowi di Pusaran Kepentingan, Minta ini Minta itu' di Jakarta Pusat pada Selasa, 8 Oktober 2019.

    Selain Prabowo, muncul pula kabar Fadli Zon akan menjadi menteri di kabinet Jokowi. Kapitra yakin Fadli akan masuk dalam jajaran menteri Kabinet Kerja Jilid II. "Salah satu mungkin Fadli Zonlah," kata Kapitra.

    Beberapa waktu lalu, Fadli Zon menyebut diperintahkan penugasan lainnya. Menurut Kapitra, itu adalah bahasa biasa yang digunakan untuk memberi sinyal ditariknya Fadli Zon ke Kabinet Kerja Presiden Joko Widodo. "Saya percaya Fadli Zon masuk," katanya.

    Terkait isu tersebut, Ketua DPP Gerindra Ahmad Riza Patria mengklaim Prabowo dan Jokowi belum pernah bicara soal menteri hingga saat ini. "Saya nggak tahu, enggak ada kita bicara menteri, menteri a, menteri b, menteri c, enggak ada. Jadi sampai hari ini Pak Prabowo dengan Pak Jokowi tidak pernah ketemu bicara menteri, bicara jabatan. Ketemu di MRT itu bicara NKRI," ujar Riza.

    DEWI NURITA l HALIDA BUNGA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Obligasi Ritel Indonesia Seri 016 Ditawarkan Secara Online

    Pemerintah meluncurkan seri pertama surat utang negara yang diperdagangkan secara daring, yaitu Obligasi Ritel Indonesia seri 016 atau ORI - 016.