Gibran Bakal Calon Kepala Daerah? PDIP: Nasib di Tangan Megawati

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gibran Rakabuming Raka bersiap menyerahkan berkas pendaftaran anggota PDI Perjuangan di kantor DPC PDI Perjuangan, Solo, Jawa Tengah, Senin, 23 September 2019. ANTARA/Mohammad Ayudha

    Gibran Rakabuming Raka bersiap menyerahkan berkas pendaftaran anggota PDI Perjuangan di kantor DPC PDI Perjuangan, Solo, Jawa Tengah, Senin, 23 September 2019. ANTARA/Mohammad Ayudha

    TEMPO.CO, Jakarta - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menyebut peluang putera sulung Presiden Jokowi, Gibran Rakabuming Raka untuk maju sebagai bakal calon atau balon kepala daerah dari partai berlambang banteng itu masih sangat terbuka. Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan, kendati pendaftaran di DPC Solo sudah ditutup, Gibran bisa melalui dua pintu lainnya yaitu pendaftaran di DPD Jawa Tengah dan jalur DPP.

    "Pintu DPD Jateng bisa dipakai, pintu DPP juga bisa dipakai." Hasto menyampaikannya melalui keterangan tertulis pada Rabu malam, 25 September 2019.

    Menurut Hasto, tidak ada perlakuan khusus terhadap Gibran, sehingga tetap harus melewati penjaringan. Prinsipnya, partai akan mencari tokoh yang potensial. "Punya potensi, punya kepemimpinan kerakyatan untuk bersama-sama dengan PDIP dan Pak Jokowi untuk mengbadi kepada bangsa dan negara."

    Sebagai bakal calon yang mendaftar, Gibran harus mengikuti tahapan sekolah partai, sampai psikotes. PDIP bakal menilai kesiapan dan kemampuan manajerial serta kepemimpinan dari tokoh yang mengikuti penjaringan bakal calon kepala daerah..

    Keputusan akhir kemudian akan diambil oleh Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. "Dan nanti diputuskan oleh Ibu Megawati Soekarnoputri," ujar Hasto.

    DPC Kota Solo menutup pendaftaran bagi bakal calon dan telah menyodorkan nama Achmad Purnomo dan Teguh Prakosa sebagai bakal calon wali kota Solo.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Harley Davidson dan Brompton dalam Daftar 5 Noda Garuda Indonesia

    Garuda Indonesia tercoreng berbagai noda, dari masalah tata kelola hingga pelanggaran hukum. Erick Thohir diharapkan akan membenahi kekacauan ini.