Wiranto Duga Kerusuhan Wamena Terkait Sidang PBB di New York

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menko Polhukam Wiranto (tengah) bersama Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto (kedua kanan), Kepala Staf TNI AD (KASAD) Jenderal TNI Andika Perkasa (kanan), Kepala Staf TNI AL (KASAL) Laksamana TNI Siwi Sukma Adji (kedua kiri) dan Kepala Staf TNI AU (KASAU) Marsekal TNI Yuyu Sutisna (kiri) bersama sejumlah prajurit TNI meneriakan yel-yel usai Latihan Gabungan (Latgab) TNI Dharma Yudha 2019 di Pusat Latihan Tempur Marinir di Karangtekok, Situbondo, Jawa Timur, Kamis 12 September 2019. Latgab TNI tersebut bertujuan untuk meningkatkan profesionalitas prajurit TNI. ANTARA FOTO/Zabur Karuru

    Menko Polhukam Wiranto (tengah) bersama Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto (kedua kanan), Kepala Staf TNI AD (KASAD) Jenderal TNI Andika Perkasa (kanan), Kepala Staf TNI AL (KASAL) Laksamana TNI Siwi Sukma Adji (kedua kiri) dan Kepala Staf TNI AU (KASAU) Marsekal TNI Yuyu Sutisna (kiri) bersama sejumlah prajurit TNI meneriakan yel-yel usai Latihan Gabungan (Latgab) TNI Dharma Yudha 2019 di Pusat Latihan Tempur Marinir di Karangtekok, Situbondo, Jawa Timur, Kamis 12 September 2019. Latgab TNI tersebut bertujuan untuk meningkatkan profesionalitas prajurit TNI. ANTARA FOTO/Zabur Karuru

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto menduga kerusuhan yang terjadi di Wamena, Jayawijaya; dan Waena, Jayapura, terkait dengan Sidang Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), di New York, Amerika Serikat.

    "Pasti ini menyangkut apa yang sedang kita laksanakan di New York 23 September ini," kata Wiranto saat ditemui di Kantor Kemenko Polhukam, di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Senin, 23 September 2019.

    PBB saat ini sedang menggelar sidang umum. Rangkaian sidang berjalan Umum digelar sejak 17 September lalu. Pada 23 September, sidang memasuki agenda Climate Action Summit dan High-Level Meeting on Universal Health Coverage. Wakil Presiden Jusuf Kalla dan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menjadi wakil Indonesia di sidang ini.

    Sidang ini akan dilanjutkan dengan acara General Debate, hingga 30 September. PBB diketahui cukup fokus terhadap permasalahan di Papua. Terakhir, Dewan Ahli PBB juga sempat mengecam tindakan penetapan tersangka Veronica Koman oleh pemerintah Indonesia.

    Terkait situasi di Wamena dan Jayapura sendiri, Wiranto mengatakan telah jatuh korban jiwa dan situasi masih belum kondusif. Ia pun mengatakan aparat kemanan masih berada di lokasi untuk meredakan situasi .

    "Di Wamena ada pembakaran-pembakaran, dan sudah ada korban juga dari kedua belah pihak. Tapi secara rinci nanti karena disampaikan oleh Humas Kapolri, atau besok setelah kita dapat laporan lengkap," kata Wiranto.

    Wiranto mengatakan akan membutuhkan seluruh informasi secara menyeluruh dan profesional dalam kejadian ini. "Karena saya ingin penjelasan ini betul-betul profesional ya, tidak sembarangan. Menyangkut keamanan nasional," kata mantan Panglima ABRI itu.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.