LBH Papua: Polisi Tangkap Ketua KNPB Agus Kossay

Reporter:
Editor:

Zacharias Wuragil

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ribuan warga Papua yang tergabung dalam Komite Nasional Papua Barat (KNPB) melakukan aksi demo di  Timika, Papua, (2/8).  ANTARA/Spedy Paereng

    Ribuan warga Papua yang tergabung dalam Komite Nasional Papua Barat (KNPB) melakukan aksi demo di Timika, Papua, (2/8). ANTARA/Spedy Paereng

    TEMPO.CO, Jakarta - Polisi menangkap Ketua Komisi Nasional Papua Barat (KNPB) Agus Kossay untuk tuduhan makar. Penangkapan dilakukan di Hawai Sentani, Papua, pada Senin petang 16 September 2019. 

    Direktur Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Papua, Emanuel Gobay, membenarkan kabar penangkapan yang dialami Agus Kossay. "Iya benar ditangkap. Sekarang Agus Kossay ditahan di Mako Brimob Kotaraja, Kota Jayapura," ujar Edo, sapaan Emanuel, saat dihubungi, Rabu dinihari 18 September 2019. 

    Agus, kata Edo, ditangkap karena diduga telah melakukan makar. Agus dijerat Pasal 106 Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP), di mana ancamannya adalah pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara selama waktu tertentu paling lama dua puluh tahun.

    Edo menuturkan, bersama Koalisi Pengacara HAM Papua turut mendampingi Agus dalam pemeriksaan awal oleh polisi. "Kami dampingi Agus Kossay saat pemeriksaan awal di Mako Brimob," ucap dia.

    Sebelumnya, polisi juga melakukan serangkaian penangkapan pasca demo mahasiswa Papua menolak rasisme dan diskriminasi di depan Istana Negara, Jakarta, pada 28 Agustus lalu. Sebanyak enam orang kini menjadi tersangka dari demonstrasi sambil mengibarkan bendera bintang kejora tersebut.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wajah Anggota Kabinet Indonesia Maju yang Disusun Jokowi - Ma'ruf

    Presiden Joko Widodo mengumumkan para pembantunya. Jokowi menyebut kabinet yang dibentuknya dengan nama Kabinet Indonesia Maju.