Menristekdikti Sebut Jokowi Sudah Setuju Datangkan Rektor Asing

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menristekdikti Mohamad Nasir menjadi pembina upacara pada upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) di Universitas Indonesia (UI), Depok, Kamis, 2 Mei 2019. Taman siswa merupakan sekolah pertama yang didirikan di Indonesia pada 3 Juli 1922.  ANTARA/Yulius Satria Wijaya

    Menristekdikti Mohamad Nasir menjadi pembina upacara pada upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) di Universitas Indonesia (UI), Depok, Kamis, 2 Mei 2019. Taman siswa merupakan sekolah pertama yang didirikan di Indonesia pada 3 Juli 1922. ANTARA/Yulius Satria Wijaya

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Riset dan Pendidikan Tinggi, Mohamad Nasir, mengatakan Presiden Joko Widodo atau Jokowi telah menyetujui adanya rencana mendatangkan rektor asing di perguruan tinggi di Indonesia.

    "Pada prinsipnya Bapak Presiden ingin mencoba bagaimana. Pada prinsipnya beliau setuju," kata Nasir saat ditemui di Komplek Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Senin, 19 Agustus 2019.

    Meski begitu, Nasir mengatakan Jokowi ingin agar kedatangan rektor dari luar ini tak menambah masalah baru. Karena itu, Jokowi meminta Nasir agar menata regulasi yang akan menaungi wacana ini.

    Nasir mengatakan untuk tahap awal, rencananya wacana ini akan diterapkan di universitas swasta, karena regulasinya tak terlalu ketat. Setelah itu, baru akan masuk ke univeristas negeri, lewat penyesuaian sejumlah aturan. "Ada 16 peraturan pemerintah lho, nggak main-main. 16 peraturan yang harus kita perbaiki. Ini mau kita freeze menjadi satu peraturan," kata Nasir.

    Berdasarkan hasil pengamatan Nasir di sejumlah perguruan tinggi di luar negeri, sosok rektor dari luar negeri ini bisa menjadi solusi untuk meningkatkan kualitas kampus itu.

    Tak hanya rektor asing, wacana dosen dari luar pun akan segera diwujudkan. Nasir menilai saat ini komposisi dosen di Indonesia sangat homogen dan dapat menghambat perkembangan suatu perguruan tinggi. Jika aturan ini selesai, maka diharapkan akan lebih banyak dosen asing yang dapat mengajar secara reguler di Indonesia.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Imam Nahrawi Diduga Terjerat Dana Hibah

    Perkara dugaan korupsi Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi bermula dari operasi tangkap tangan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi pada 18 Desembe