Jokowi Kukuhkan 68 Anggota Paskibraka untuk HUT RI di Istana

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo didampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo bersiap untuk berfoto bersama dengan anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) usai upacara pengukuhan di Istana Negara Jakarta, Kamis 15 Agustus 2019. Presiden Joko Widodo mengukuhkan 68 anggota Paskibraka yang akan bertugas pada upacara HUT ke-74 Kemerdekaan RI. ANTARA FOTO/Wahyu Putro A

    Presiden Joko Widodo didampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo bersiap untuk berfoto bersama dengan anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) usai upacara pengukuhan di Istana Negara Jakarta, Kamis 15 Agustus 2019. Presiden Joko Widodo mengukuhkan 68 anggota Paskibraka yang akan bertugas pada upacara HUT ke-74 Kemerdekaan RI. ANTARA FOTO/Wahyu Putro A

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengukuhkan 68 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka atau Paskibraka 2019, di Istana Negara, Jakarta Pusat, Kamis, 15 Agustus 2019.

    "Dengan mengucap bismilahirrohmanirrohim, pada hari ini, saya mengukuhkan saudara-saudari sebagai Pasukan Pengibar Bendera Pusaka yang akan bertugas di Istana Merdeka pada tanggal 17 Agustus 2018," kata Jokowi.

    Setelah mendengarkan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya, para anggota Paskibraka 2019, kemudian membacakan ikrar bersama, dipimpin oleh Deputi 1 Kementerian Pemuda dan Olahraga, Asrorun Niam.

    Perwakilan Pasikbraka dari Bali, Alamanda Diastari, dipercaya mewakili anggota lain untuk maju dan mengucapkan ikrar. Sambil memegang ujung bendera merah putih di dada kanannya selama pengucapan ikrar, Alamanda membacakan ikrar, diiringi dengan anggota lain.

    Pengukuhan berjalan khusyuk. Senyum kecil dari beberapa anggota Pasikbraka nampak tak bisa disembunyikan. Beberapa nampak matanya berkaca-kaca.

    Di akhir pengukuhan, Jokowi bersama istrinya Iriana Joko Widodo menyalami satu per satu anggota Paskibraka 2019. Dalam kegiatan itu, hadir pula Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad Nasir, Kapolri Jenderal Tito Karnavian, juga Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.