Jokowi Kelar Susun Kabinet, PDIP: Kami Terbanyak

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua umum PDIP, Megawati Soekarnoputri didampingi Puan Maharani dan Prananda Prabowo meneriakan yel-yel usai penutupan Kongres V PDIP di Sanur, Denpasar, Bali, 10 Agustus 2019. Megawati Soekarnoputri mengumumkan dan melantik 27 orang pengurus DPP PDI Perjuangan periode 2019-2024. TEMP/Johannes P. Christo

    Ketua umum PDIP, Megawati Soekarnoputri didampingi Puan Maharani dan Prananda Prabowo meneriakan yel-yel usai penutupan Kongres V PDIP di Sanur, Denpasar, Bali, 10 Agustus 2019. Megawati Soekarnoputri mengumumkan dan melantik 27 orang pengurus DPP PDI Perjuangan periode 2019-2024. TEMP/Johannes P. Christo

    TEMPO.CO, Jakarta - Sekretaris Bidang Pendidikan dan Pelatihan DPP PDIP Eva Kusuma Sundari menyebut, partainya harus menerima apapun keputusan presiden terpilih Joko Widodo atau Jokowi terkait komposisi kabinet mendatang.

    “Ya tentu kami tahu risiko atau konsekuensi dari hak prerogatif itu, ya terserah pak Jokowi dalam membagi kabinet. Kami terima. Kalau jumlah menteri 34, ya dibagi sesuai asas proporsionalitas. PDIP terbanyak,” ujar Eva saat dihubungi Tempo pada Rabu malam, 14 Agustus 2019.

    Jokowi sebelumnya menyatakan telah selesai menyusun anggota kabinet untuk periode kedua di pemerintahannya. Komposisi kabinetnya yakni; 45 persen dari partai dan 55 persen berasal dari kalangan profesional. Jika dipersentasekan dengan anggota kabinet yang berjumlah 34 orang, maka menteri dari partai jumlahnya sekitar 15 orang, sisanya dari profesional.

    Sebelumnya, dalam acara Kongres V PDIP di Bali pekan lalu, Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri blak-blakan meminta kepada Jokowi untuk memberi jatah menteri paling banyak untuk partainya di kabinet mendatang.

    "Saya meminta dengan hormat kepada bapak presiden, PDIP perjuangan harus masuk kabinet dengan jumlah menteri terbanyak," ujar Megawati di Agung Room, Grand Inna Bali Beach pada Kamis malam, 8 Agustus 2019.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Palapa Ring Akan Rampung Setelah 14 Tahun

    Dicetuskan pada 2005, pembangunan serat optik Palapa Ring baru dimulai pada 2016.