Hari Pramuka, Milenial Deklarasi Melawan Rokok dan Narkoba

Reporter:
Editor:

Jobpie Sugiharto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi bungkus rokok yang beredar di Eropa.[REUTERS/Charles Platiau]

    Ilustrasi bungkus rokok yang beredar di Eropa.[REUTERS/Charles Platiau]

    TEMPO.CO, Yogyakarta - Para milenial anggota Pramuka di Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, mendeklarasikan generasi tanpa rokok dan narkoba hari ini, Rabu, 14 Agustus 2019, bertepatan dengan Hari Pramuka.

    Deklarasi itu digelar pada Peringatan Hari Pramuka di Taman Budaya, Kulonprogo. "Mari, Pramuka bersama-sama melawan narkoba," kata Wakil Bupati Kulonprogo Sutedjo dalam acara tersebur.

    Dalam peringatan Hari Pramuka itu diadakan pula Pameran Kepramukaan (Pramuka Expo). Seusai upacara bendera, para anggota Praja Muda Karana (Pramuka) menggelar deklarasi dan merusak replika rokok sebagai simbol perang terhadap rokok.

    Pembina Saka Husada, Sri Budi, mengatakan rokok telah banyak menyebabkan penyakit, mulai hipertensi, jantung, stroke, hingga gangguan kehamilan dan janin. Usia harapan hidup di Kulonprogo memang tertinggi di Indonesia, tapi angka kesakitan juga tinggi.

    "Apalah arti hidup panjang tapi sakit," ucap Budi.

    MUH SYAIFULLAH


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Hal Penting di Rengasdengklok Sebelum Proklamasi 17 Agustus 1945

    Satu hari sebelum teks Proklamasi dibacakan, ada peristiwa penting dalam sejarah Indonesia. Kejadian itu dikenal sebagai Peristiwa Rengasdengklok.