Hari Pramuka, Buwas: Gerakan Pramuka Harus Bisa Lawan Narkoba

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo atau Jokowi (kanan) menyimak sambutan Ketua Kwarnas Pramuka Komjen Pol (Purn) Budi Waseso saat upacara pelepasan Kontingen Gerakan Pramuka Indonesia menuju Jambore Pramuka Dunia XXIV di Istana Negara, Jakarta, Jumat, 19 Juli 2019. Kontingen Gerakan Pramuka Indonesia yang terdiri atas 67 orang peserta akan mengikuti Jambore Pramuka Dunia XXIV di Virginia Barat, Amerika Serikat. ANTARA

    Presiden Joko Widodo atau Jokowi (kanan) menyimak sambutan Ketua Kwarnas Pramuka Komjen Pol (Purn) Budi Waseso saat upacara pelepasan Kontingen Gerakan Pramuka Indonesia menuju Jambore Pramuka Dunia XXIV di Istana Negara, Jakarta, Jumat, 19 Juli 2019. Kontingen Gerakan Pramuka Indonesia yang terdiri atas 67 orang peserta akan mengikuti Jambore Pramuka Dunia XXIV di Virginia Barat, Amerika Serikat. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta - Dalam rangka Hari Pramuka, Ketua Kwartir Nasional (Kwarnas) Gerakan Pramuka Budi Waseso atau Buwas menyampaikan bahwa gerakan Pramuka harus bisa memberantas narkoba.

    "Gerakan Pramuka sedianya harus bisa memberantas narkoba yang begitu marak dan merusak generasi muda bangsa," ujar Budi dalam sambutannya dalam acara peringatan hari ulang janji Pramuka di Jakarta, Selasa, 13 Agustus 2019. Arahan tersebut disampaikan sekaligus dalam rangka merayakan hari ulang tahun Pramuka ke-58 di Bumi Perkemahan Pramuka Cibubur Jakarta.

    Acara itu dihadiri sejumlah kepala daerah baik Gubernur, Wali kota, dan juga ketua Mabicab (Majelis Pembimbing Cabang) Pramuka. Dalam acara tersebut juga ada pemberian penghargaan lencana melati kepada Mabicab yang dianggap berprestasi.

    "Dengan memperingati ulang tahun Pramuka, kami sebagai Mabicab daerah kabupaten dan kota ingin menggelorakan Pramuka ini sebagai satu aset bangsa yang bisa kita lestarikan dan bisa kita jaga agar bisa lebih mencintai Indonesia sesuai cita-cita Pancasila dan UUD 1945," ujar Ketua Mabicab Gerakan Pramuka Kota Tanjungbalai Provinsi Sumatera Utara, Muhammad Syahrial di Jakarta.

    Menurut Syahrial, pembentukan karakter diri sendiri dari Pramuka memiliki tatanan dan norma kehidupan bagi generasi muda yang harus dilestarikan. "Seperti yang diinginkan pendahulu-pendahulu Pramuka yang ada di seluruh Kabupaten dan Kota agar bisa ditiru," ujar dia.

    Karena Pramuka adalah lambang bangsa Indonesia yang harus dijaga kemarwahannya. Pramuka juga di bidang sosial harus bisa menjawab tantangan yang datang lewat setiap kegiatan-kegiatan untuk membantu kesejahteraan masyarakat.

    Lencana Melati itu sendiri adalah salah satu bentuk lencana jasa. Lencana jasa yaitu tanda penghargaan yang diberikan kepada anggota dewasa di dalam dan di luar Gerakan Pramuka. Selain melati, ada juga lencana Dharmabakti, dan lencana Tunas Kelapa.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    WhatsApp Pay akan Meluncurkan E - Payment, Susul GoPay dan Ovo

    WhatsApp akan meluncurkan e-payment akhir tahun 2019 di India. Berikutnya, WhatsApp Pay akan melebarkan layanannya ke Indonesia.