KSAD Tak Jamin Enzo Zenz Allie Lulus Pendidikan Taruna

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TNI Angkatan Darat melakukan rotasi tujuh jabatan stategis di lingkungan internalnya. Upacara serah terima jabatan digelar di Aula Jenderal Besar A.H Nasution, Mabesad, Jakarta, dan dipimpin langsung oleh Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Andika Perkasa, Senin 10 Desember 2018. Foto/Dispenad

    TNI Angkatan Darat melakukan rotasi tujuh jabatan stategis di lingkungan internalnya. Upacara serah terima jabatan digelar di Aula Jenderal Besar A.H Nasution, Mabesad, Jakarta, dan dipimpin langsung oleh Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Andika Perkasa, Senin 10 Desember 2018. Foto/Dispenad

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Staf TNI Angkatan Darat Jenderal Andika Perkasa mengatakan Enzo Zenz Allie dipertahankan sebagai calon taruna Akmil. Meski begitu, tidak ada jaminan Enzo lulus menjalani pendidikan taruna.

    Keputusan mempertahankan Enzo dilakukan setelah TNI melakukan tes untuk mengukur tingkat moderasi beragama Enzo. Hasilnya, hasil tes Enzo menunjukkan skor yang cukup bagus.

    "Kami tidak akan mengklaim bahwa alat ukur yang kami miliki itu sudah valid. Maka kami juga mengambil salah satu alternatif alat ukur yang memang selama ini sudah dikembangkan digunakan cukup lama," kata Andika saat konferensi pers di Mabes TNI AD, Gambir, Jakarta Pusat, Selasa, 13 Agustus 2019.

    Andika menegaskan tes yang dilakukan ini sudah teruji akurasi dan validasinya. Ia meyakini hasil tes ini bisa dipertanggungjawabkan, karena sudah digunakan selama delapan tahun.

    Dengan hasil ini, Enzo akan menjalani pendidikan taruna selama empat tahun. Selama itu pula semua taruna akan kembali diawasi dan dinilai. Andika tak menjamin semua taruna, termasuk Enzo, bisa lulus.

    Selama beberapa tahun belakangan, kata Andika, selalu saja ada taruna yang tak lulus pendidikan ini. "Ada yang karena kesehatannya, ada yang mereka tidak bisa mengikuti standard, ada yang karena jasmaninya, dan juga ada yang karena mental ideologinya," kata Andika.

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Hal Penting di Rengasdengklok Sebelum Proklamasi 17 Agustus 1945

    Satu hari sebelum teks Proklamasi dibacakan, ada peristiwa penting dalam sejarah Indonesia. Kejadian itu dikenal sebagai Peristiwa Rengasdengklok.