Perang Narkoba, Kapolsek di Sumut Babak Belur Dihajar Bandar

Reporter:
Editor:

Jobpie Sugiharto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi Polisi Indonesia. Getty Images

    Ilustrasi Polisi Indonesia. Getty Images

    TEMPO.CO, Jakarta - Polisi telah mengidentifikasi lima orang yang diduga mengeroyok Kepala Kapolsek Patumbak, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, Ajun Komisaris Ginanjar, dalam operasi perang narkoba.

    Perwira tersebut babak belur dihajar anak buah bandar narkoba ketika akan menangkap mereka pada Sabtu lalu, 10 Agustus 2019.

    "Ada lima orang pelaku yang sudah kami identifikasi," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri Brigadir Jenderal Dedi Prasetyo di kantornya, Jakarta Selatan, pada Senin, 12 Juli 2019.

    Dedi Prasetyo mengatakan Ginanjar mengalami luka cukup serius, yakni di pipi kiri, di bawah mata dan lengannya. Ginanjar pun dirawat di Rumah Sakit Colombia.

    Kala itu, Sabtu, 10 Agustus 2019, diketahui A kabur ke jalan besar dan diburu oleh sejumlah polisi. Ternyata, A tidak sendirian. Dia dijaga 20 anak buahnya.

    Anak buah A tadi kemudian mengeroyok Ginanjar dan anggota Polsek Patumbak lainnya. Dalam perang narkoba itu para centeng bandar narkoba menyerang polisi menggunakan senjata tajam.

    ANDITA RAHMA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Hal Penting di Rengasdengklok Sebelum Proklamasi 17 Agustus 1945

    Satu hari sebelum teks Proklamasi dibacakan, ada peristiwa penting dalam sejarah Indonesia. Kejadian itu dikenal sebagai Peristiwa Rengasdengklok.