PDIP Cerita Peluang Gibran Jika Ingin Jadi Wali Kota Solo

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Jokowi bersama anaknya Gibran Rakabuming dan cucunya Jan Ethes mengunjungi pusat perbelanjaan di The Park Mall, Solo Baru, Sukoharjo, Jawa Tengah, Rabu, 1 Mei 2019. Saat berjalan-jalan ke mal ini, Jokowi menyempatkan diri menyapa warga. ANTARA/Mohammad Ayudha

    Presiden Jokowi bersama anaknya Gibran Rakabuming dan cucunya Jan Ethes mengunjungi pusat perbelanjaan di The Park Mall, Solo Baru, Sukoharjo, Jawa Tengah, Rabu, 1 Mei 2019. Saat berjalan-jalan ke mal ini, Jokowi menyempatkan diri menyapa warga. ANTARA/Mohammad Ayudha

    TEMPO.CO, Jakarta - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menyatakan membuka diri bagi putra-putri terbaik bangsa untuk menjadi kepala daerah di Pilkada 2020. Termasuk bila anak-anak Presiden Joko Widodo (Jokowi) yaitu Gibran Rakabuming dan Kaesang Pangarep memang berniat menjadi calon kepala daerah di Solo, Jawa Tengah.

    Hanya saja, Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan, siapapun yang mau menjadi calon kepala daerah, wajib mengikuti tahap penjaringan. "Yang jelas PDIP membuka mekanisme bagi putra-putri bangsa yang ingin berdedikasi, yang ingin menggunakan kekuasaan sebagai alat untuk menyejahterakan rakyat, kami membuka," kata Hasto lewat keterangan tertulis pada Ahad, 28 Juli 2019.

    Sebelumnya, dua putra Presiden Joko Widodo atau Jokowi, Gibran Rakabuming dan Kaesang Pangarep masuk dalam daftar kategori potensial untuk jadi calon Wali Kota Solo pada Pilkada 2020 versi Universitas Slamet Riyadi Solo, Jawa Tengah.

    Hasto mengatakan, siapapun yang ingin bergabung ke PDIP, harus mengikuti sekolah partai, psikotes dan kemudian akan dilatih menjadi kepala-kepala daerah yang baik. "Kami belum memulai tahap penjaringan. Tapi kami terus mencermati hadirnya tokoh-tokoh yang memenangkan hati rakyat. Kami akan terus mencermati siapa yang disuarakan rakyat untuk menjadi pemimpinnya," kata Hasto.

    Hasto mengatakan menghadapi Pilkada 2020, PDIP siap bekerja sama dengan partai lain, dan tentu saja mengedepankan Koalisi Indonesia Kerja. Meskipun di beberapa daerah, karena latar belakang sejarah dan politik, membuka juga kemungkinan bekerja sama dengan partai lain.

    "Kami meyakini bahwa ke depan melalui langkah-langkah organisasi kepartaian, melalui kekuatan pengurus struktural partai, dan membangun kerjasama dengan baik dengan tokoh-tokoh masyarakat, PDI Perjuangan akan dapat diterima dengan baik oleh masyarakat," ujar Hasto.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    RAPBN 2020, Ada 20 Persen untuk Pendidikan, 5 untuk Pendidikan

    Dalam RAPBN 2020, pembangunan Indonesia akan difokuskan pada peningkatan kualitas sumber daya manusia. Berikut besaran dan sasaran yang ingin dicapai.