Beredar Video 3 Tahanan Perempuan Bersama Eks BPN Prabowo

Reporter

Politikus Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad usai mengajukan diri sebagai penjamin tersangka Mustofa Nahra di Gedung Bareskrim Mabes Polri, Jakarta Selatan pada Senin, 3 Juni 2019 (Andita Rahma)

TEMPO.CO, Jakarta - Beredar video yang menunjukkan tiga perempuan yang ditahan Lapas II A Karawang terkait kasus ujaran kebencian pada masa kampanye pilpres 2019 lalu bersama sejumlah petinggi eks Badan Pemenangan Nasional Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Dalam video tersebut, salah seorang perempuan mengucapkan terima kasih kepada Ketua Bidang Advokasi dan Hukum Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad dan Eks Koordinator Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional Prabowo Subianto - Sandiaga Uno, Dahnil Anzar Simanjuntak. yang memberikan bantuan hukum kepada ketiganya.

"Kami ucapkan terima kasih kepada tim advokat dan juga BPN khususnya Pak Dahnil, Pak Dasco terima kasih hari ini yang sudah benar-benar membantu kita," kata mereka.

Perempuan tersebut mengatakan pembebasan mereka adalah kejutan yang tak disangka-sangka. "Mudah-mudahan proses kita dipermudah, dilancarkan dan kami bisa pulang ke keluarga masing-masing," katanya kepada para petinggi eks BPN.

Dasco mengatakan video emak-emak Karawang itu direkam saat momen kunjungan menjelang sidang putusan Selasa 30 Juli 2019. Dasco mengaku Partai Gerindra telah membantu menyediakan advokasi untuk emak-emak Karawang ini sejak sidang pembelaan.

“Kami berkunjung saja karena kami sudah advokasi dan menunggu keputusan pengadilan hari Selasa. Insya Allah bisa segera pulang lah,” ujar Dasco saat dihubungi Sabtu 27 Juli 2019.

Menurut salah satu advokat Gerindra Ali Lubis, kunjungan itu dilakukan Jumat 26 Juli 2019 sore. “Sekitar jam 3 sore sampai sana,” ujar Ali saat dihubungi terpisah.

Sejak awal menurut Ali, Gerindra sudah memberikan bantuan hukum. Namun tidak secara langsung, melainkan berupa koordinasi dengan kuasa hukum di Karawang. “Dari Awal kami udah kasih bantuan hukum. Tapi dengan berkordinasi juga dengan lawyer di sana,” tuturnya.

Sebelumnya juga beredar video tiga perempuan yang sedang berada di balik jeruji. Mereka diketahui sebagai tersangka kasus ujaran kebencian dalam masa kampanye pilpres 2019 lalu.

Pada video tersebut, tiga ibu yang kini ditahan di Lapas II A Karawang ini, meminta pasangan yang mereka dukung di Pilpres, Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno, untuk memperhatikan dan membebaskan mereka.

“Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatu. Kami emak-emak Karawang meminta bantuan kepada Bapak Prabowo Subianto dan Bapak Sandiaga Salahudin Uno bantu kami dan perhatikan, bebaskan kami,” ujar salah seorang wanita dalam video berdurasi 1.41 detik itu.

Mereka mengatakan sudah lima bulan berada dalam kurungan, tanpa kejelasan. Mereka pun meminta agar Prabowo atau Sandiaga dapat setidaknya membesuk mereka di Lapas. “Sudah lima bulan, tolong perhatikan kami,” tuturnya lagi.

Anggota Badan Komunikasi Partai Gerindra Andre Rosiade mengatakan, bukan hanya tiga ibu-ibu di Karawang yang saat ini tersandung hukum. Ia mengklaim ada 400 orang pendukung Prabowo yang terjerat kasus hukum.

“Banyak yang di dalam penjara, ada 400 orang, 200 sudah dilepas diberikan penangguhan dan dilepas oleh kepolisian, dan kami ucapkan terima kasih. Tapi masih ada 200 lagi sekarang,” ucap dia.

HALIDA BUNGA FISANDRA | FIKRI ARIGI






Jokowi Besok Pimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila di Lubang Buaya

13 jam lalu

Jokowi Besok Pimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila di Lubang Buaya

Presiden Joko Widodo atau Jokowi akan menjadi Inspektur Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Lubang Buaya, Jakarta Timur, besok.


Cenderamata Prabowo untuk Kapolri Listyo Sigit: Pistol G2 Elite

15 jam lalu

Cenderamata Prabowo untuk Kapolri Listyo Sigit: Pistol G2 Elite

Menhan Prabowo Subianto menyambangi Mabes Polri dan bertemu dengan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Dia menyerahkan cenderamata berupa pistol.


Prabowo Dukung Andika Turunkan Syarat Tinggi Badan Calon Taruna Akmil

1 hari lalu

Prabowo Dukung Andika Turunkan Syarat Tinggi Badan Calon Taruna Akmil

Prabowo menilai TNI memang harus menyesuaikan syarat tinggi badan tersebut dengan kondisi daerah masing-masing dan suku yang berlainan.


Bicara Peta Pilpres 2024, Cak Imin Tak Mau Model Konflik Pemilu 2019 Terulang

2 hari lalu

Bicara Peta Pilpres 2024, Cak Imin Tak Mau Model Konflik Pemilu 2019 Terulang

Cak Imin mendorong agar model-model konflik di masyarakat yang sempat terjadi pada Pemilu 2019 silam tak terulang lagi.


Soal Peluang Jadi Cawapres Prabowo atau Puan, Cak Imin: Nanti Kita Bicarakan Tuntas

2 hari lalu

Soal Peluang Jadi Cawapres Prabowo atau Puan, Cak Imin: Nanti Kita Bicarakan Tuntas

Saat ini, kata Cak Imin, koalisi yang dibangun antara Partai Gerindra dan PKB terus mengalir dan diisi dengan sejumlah aktivitas.


Partai Gerindra Ungkap Cak Imin Sosok Paling Potensial Jadi Wakil Prabowo

2 hari lalu

Partai Gerindra Ungkap Cak Imin Sosok Paling Potensial Jadi Wakil Prabowo

Muhaimin Iskandar alias Cak Imin, menjadi kandidat terkuat untuk mendampingi Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, di Pilpres 2024


PDIP Ungkap Tak Bisa Menolak Keinginan Cak Imin Jadi Wapres Puan Maharani

2 hari lalu

PDIP Ungkap Tak Bisa Menolak Keinginan Cak Imin Jadi Wapres Puan Maharani

Said Abdullah, mengaku menghargai wacana duet Puan Maharani dengan Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar alias Cak Imin pada Pilpres 2024.


Gugatan Sekber Prabowo-Jokowi, PDIP Sebut Jokowi Tidak Gila Kekuasaan

2 hari lalu

Gugatan Sekber Prabowo-Jokowi, PDIP Sebut Jokowi Tidak Gila Kekuasaan

Sekber mengajukan gugatan judicial review atas Pasal 169 huruf n UU Pemilu untuk merealisasikan agar Prabowo-Jokowi bisa maju Pilpres 2024


Polres Karawang Periksa Pejabat Pemkab yang Diduga Aniaya Wartawan

3 hari lalu

Polres Karawang Periksa Pejabat Pemkab yang Diduga Aniaya Wartawan

Dua orang wartawan diduga dianiaya dan disekap oleh pejabat di Pemerintahan Kabupaten Karawang


Peluang Duet Puan - Cak Imin, PKB: Harus Ngobrol Lagi dengan Prabowo

3 hari lalu

Peluang Duet Puan - Cak Imin, PKB: Harus Ngobrol Lagi dengan Prabowo

Wakil Ketua Umum PKB, Jazilul Fawaid, menyebut maksud Cak Imin mendoakan Puan untuk membesarkan hati Ketua DPP PDIP tersebut.