Gempa Halmahera, Menteri Sosial Salurkan Bantuan Rp 1,3 Miliar

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang warga melintasi rumah yang rusak akibat gempa di Desa Yomen, Kepulauan Joronga, Halmahera Selatan, Maluku Utara, Selasa 16 Juli 2019. Juga terdapat 51 orang korban luka akibat gempa tersebut. ANTARA FOTO/Abdul Fatah

    Seorang warga melintasi rumah yang rusak akibat gempa di Desa Yomen, Kepulauan Joronga, Halmahera Selatan, Maluku Utara, Selasa 16 Juli 2019. Juga terdapat 51 orang korban luka akibat gempa tersebut. ANTARA FOTO/Abdul Fatah

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Sosial Agus Gumiwang Kartasasmita menyalurkan bantuan tanggap darurat senilai Rp 1,3 miliar kepada korban bencana gempa di Halmahera Selatan, Provinsi Maluku Utara. “Saya minta tidak sampai 24 jam bantuan sudah harus bergerak menuju lokasi terjadinya bencana agar para korban cepat terbantu,” kata Agus dalam keterangannya di Jakarta, Kamis, 18 Juli 2019.

    Bantuan senilai Rp 1,3 miliar ini terdiri dari bantuan logistik tahap 1 sebesar Rp 4,9 juta, logistik tahap 2 senilai Rp 145 juta, dan tahap 3 senilai Rp 356 juta. Lalu ada juga bantuan 1.200 paket sembako senilai Rp 300 juta, bantuan peralatan kebersihan Rp 500 juta, dan santunan ahli waris sebesar Rp 90 juta.

    Sebelumnya, gempa berkekuatan magnitudo 7,2 pada kedalaman 10 kilometer terjadi di 62 kilometer Timur Laut Labuha, Halmahera Selatan pada Ahad, 14 Juli 2019. Hingga Kamis siang, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memastikan jumlah korban meninggal dunia akibat gempa ini adalah lima orang.

    Selain itu, menurut BNPB, gempa menyebabkan 32 orang terluka berat dan 97 orang luka ringan serta mengakibatkan 1.061 rumah dan sedikitnya 78 fasilitas umum rusak berat. Lalu 1.412 rumah rusak sedang, dan 39 fasilitas umum rusak ringan. Lalu, sebanyak 13.250 keluarga yang terdiri atas 53.076 masih mengungsi. Mereka mukim sementara di tempat-tempat pengungsian yang tersebar di 10 kecamatan.

    Dengan bantuan Rp 1,3 miliar ini, maka sampai saat ini Kemensos telah menyalurkan 30 tenda gulung, 50 matras, 4 tenda peleton, dan 20 tenda keluarga pada bantuan tahap 1 dan 2. Sementara pada tahap 3, terdiri dari 400 paket makanan siap saji, 1.600 bungkus mie instan, 5 tenda serbaguna, 100 tenda gulung, 50 velbed, 50 kasur, dan 1 set dapur umum.

    Selain itu, ada juga bantuan kendaraan siaga bencana yang terdiri dari 9 unit RTU, 8 unit dumlap, 4 unit truk, 3 unit tangki air, 11 unit motor, 6 unit kapal cepat, dan 2 unit pholytiline. Seluruh kendaraan ini disiapkan di kantor dinas sosial provinsi maupun kabupaten seperti Halmahera Barat, Kepulauan Sula, Halmahera Utara, Morotai, Ternate, Halmahera Timur, Halmahera Tengah, dan Halmahera Selatan.

    Terakhir, Agus juga memastikan akan memberikan santunan kepada para korban gempa yang meninggal. Jumlahnya Rp 15 juta per orang. “Mudah-mudahan tidak ada lagi korban meninggal lainnya sehingga pemerintah bisa fokus menangani korban yang luka dan yang berada di pengungsian,” kata Agus.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Palapa Ring Akan Rampung Setelah 14 Tahun

    Dicetuskan pada 2005, pembangunan serat optik Palapa Ring baru dimulai pada 2016.