Mardani Puncaki Polling Calon Ketua Umum Hipmi

Oleh:
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Bendahara Umum Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPP Hipmi), Mardani H. Maming Puncaki Polling Calon Ketua Umum Hipmi.

    Wakil Bendahara Umum Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPP Hipmi), Mardani H. Maming Puncaki Polling Calon Ketua Umum Hipmi.

    INFO NASIONAL — Nama Wakil Bendahara Umum Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPP Hipmi), Mardani H. Maming, makin melesat dalam perhitungan polling siapa yang akan memimpin Hipmi 3 tahun ke depan. Melalui situs online, para Hipmiers diajak menentukan Calon Ketua Umum (caketum) andalan yang akan dipilih dalam Munas Hipmi XVI, 31 Juli 2019 mendatang.

    Hasil polling tersebut memperlihatkan, Mardani unggul jauh dengan meraih 55,91 persen dari suara yang sudah masuk ke sistem. Sementara ketiga caketum lainnya, masing-masing tercatat Ajib Hamdani (8,81 persen), Akbar Buchari (8,03 persen), dan Bagas Adhadirga (27,25 persen). "Insyaallah saya siap maju untuk membawa Hipmi lebih berkiprah lagi, khususnya mengangkat wajah-wajah baru, pengusaha daerah yang akan diorbitkan bisa naik kelas ke tingkat nasional," ujar Mardani di Jakarta, Selasa, 11 Juni 2019.

    Mardani adalah CEO PT Batulicin 69 dan PT Maming 69, dua perusahaan holding yang membawahi 35 anak perusahaan mulai dari pertambangan mineral, terminal dan pelabuhan khusus batubara, pengelolaan jalan hauling, underpass, transportasi pertambangan, penyewaan alat berat, penyediaan armada kapal, properti, hingga perkebunan. Dalam "pertarungan" merebut posisi Hipmi1 Mardani telah menyiapkan konsep "Bersinergi Membangun Ekonomi Daerah".

    Ia menjelaskan bahwa konsep yang diusungnya itu adalah buah dari pengamatan dan pengalamannya selama menjabat sebagai Bupati Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan selama 1,5 periode, sejak 2010 hingga Juli 2018. "Sangat sulit bagi pengusaha lokal untuk bisa bersaing dengan pemain kakap, jika tidak ada dukungan dari pemerintah maupun adanya payung hukum yang jelas," ujarnya.

    Untuk itulah, ia bertekad akan membawa Hipmi lebih berkiprah dan berkontribusi. "Sinergi Hipmi dengan Pemda bisa dilakukan, misalnya untuk pengerjaan proyek yang nilainya di bawah Rp 200 juta, bisa dilakukan melalui penunjukan langsung kepala daerah kepada pengusaha anggota Hipmi. Di sinilah Hipmi berperan untuk menggodok sistemnya, membuat aturan mainnya, menentukan daftar anggota yang memiliki kelayakan, dan yang penting Hipmi bisa membuka akses dan memberikan peluang yang sama besar kepada para pengusaha di daerah," kata Mardani.  

    Ia yakin, kolaborasi Pemda dan Hipmi akan bisa mengorbitkan pengusaha-pengusaha lokal di tingkat nasional.

    Meski kini tak lagi jadi Bupati Tanah Bumbu dan lebih banyak berada di Jakarta dengan segudang kesibukannya, namun perhatian Mardani tak sedikit pun berkurang untuk daerah. Beberapa program menciptakan wirausaha baru dari kalangan anak muda khususnya, terus berjalan melalui MHM Official yang didirikan Mardani untuk menularkan inspirasi bagi anak muda dengan beragam kegiatan mulai dari gelaran pasar rakyat, sampai coaching clinic entrepreneur. Kegiatan ini bertujuan melatih dan membantu anak muda mendapatkan wawasan tentang bisnis, serta tantangan membuat ide bisnis baru. Pemenangnya, diapresiasi dengan hadiah sekaligus diberikan modal awal.

    Melalui MHM Official ini, Mardani ingin menularkan semangat wirausaha melalui tagline "Muda, Hebat, Menginspirasi". (*)


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Krakatau Steel di 7 BUMN yang Merugi Walaupun Disuntik Modal

    Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyoroti 7 BUMN yang tetap merugi walaupun sudah disuntik modal negara.