Beberapa Kriteria Jokowi untuk Jatah Menteri Kabinet Baru

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Umum HIPMI, Bahlil Lahadalia, di Hotel Ritz Carlton, Jakarta Pusat, Ahad, 26 Mei 2019. TEMPO/Egi Adyatama

    Ketua Umum HIPMI, Bahlil Lahadalia, di Hotel Ritz Carlton, Jakarta Pusat, Ahad, 26 Mei 2019. TEMPO/Egi Adyatama

    TEMPO.CO, Jakarta - Calon presiden Joko Widodo dua kali menyinggung jatah menteri ketika menghadiri acara. Berpeluang besar kembali menduduki jabatan presiden, Jokowi mulai ancang-ancang membentuk kabinet baru.

    Jokowi mengumumkan kriteria menteri yang diinginkan dalam kabinet mendatang di hadapan para petinggi partai politik pendukung Jokowi - Ma’ruf Amin, di antaranya di Restoran Plataran, Menteng, Jakarta Pusat, 18 April 2019.

    Baca juga: Profil 5 Kandidat Menteri yang Diajukan Dewan ... 

    Soal jatah menteri, berikut adalah kriteria anggota kabinet baru Jokowi: 

    -- Muda

    Jokowi menyatakan ingin memiliki menteri milenial, yang berusia muda jika merombak kabinet. Keinginan itu disampaikan di hadapan para petinggi partai politik pendukung Jokowi - Ma’ruf Amin, di Restoran Plataran, Menteng, Jakarta Pusat, 18 April 2019.

    "Usianya 20-40 tahun dan pintar,” kata Sekretaris Jenderal Partai Persatuan Indonesia Ahmad Rofiq menceritakan pernyataan Jokowi seperti dikutip Majalah Tempo edisi 13-19 Mei 2019.

    -- Berkarakter kuat
    Jokowi memberi sinyal akan memilih pembantu yang bisa memimpin dengan karakter kuat dan memiliki keberanian dalam mengeksekusi setiap keputusan yang sulit. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Mereka yang Dianggap Layak Jadi Menteri, Tsamara Amany Disebut

    Nama-nama yang dianggap layak menjabat menteri kabinet Jokowi - Ma'ruf kuat beredar di internal partai pendukung pasangan itu. Tsamara Amany disebut.