PDIP Gelar Rakernas Bahas Percepatan Kongres Hari Ini

Reporter:
Editor:

Zacharias Wuragil

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto dan Kepala BSPN PDIP Arif Wibowo saat menunjukkan data Badan Saksi Pemilu Nasional (BSPN) di kantor DPP PDIP, Jakarta pada Jumat, 19 April 2019. TEMPO/Dewi Nurita

    Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto dan Kepala BSPN PDIP Arif Wibowo saat menunjukkan data Badan Saksi Pemilu Nasional (BSPN) di kantor DPP PDIP, Jakarta pada Jumat, 19 April 2019. TEMPO/Dewi Nurita

    TEMPO.CO, Jakarta - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) akan menggelar rapat kerja nasional atau Rakernas IV di kantor DPP PDIP Diponegoro pada hari ini, Rabu 19 Juni 2019. Salah satu agenda yang akan dibahas dalam rapat ini adalah percepatan pelaksanaan kongres PDIP.

    “Semua DPD akan hadir. Isu-isu yang strategis akan dibuka dalam Rakernas,” ujar Sekretaris Badan Pendidikan dan Latihan DPP PDIP, Eva Sundari, di Kompleks DPR RI, Senayan, kemarin.

    PDIP akan mempercepat pelaksanaan Kongres V yang seharusnya dilaksanakan pada 2020. Ketua DPP PDIP Hendrawan Supratikno menyebut kongres rencananya akan digelar pada 8-10 Agustus di Bali. Sejumlah elite PDIP membantah bahwa percepatan kongres digelar karena Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri akan mengundurkan diri dari jabatannya.

    Politikus senior PDIP, Pramono Anung mengklaim seluruh kader masih menginginkan Megawati tetap memimpin partai berlambang banteng itu. Dalam kongres mendatang, ujar Pramono, akan membahas ihwal wacana penambahan posisi baru dalam struktur di DPP PDIP.

    Untuk posisi ketua umum, dia meyakini bahwa Megawati masih akan terpilih kembali secara aklamasi dalam kongres mendatang. “Jadi memang ada wacana nanti ada ketua harian atau wakil ketua umum, mekanisme ini diserahkan sepenuhnya ke kongres,” ujar Pramono saat ditemui di lokasi yang sama.

    Ihwal nama-nama calon untuk mengisi posisi baru tersebut, ujar Pramono, nantinya akan diusulkan oleh daerah dan cabang. Pramono enggan menjawab saat ditanya apakah trah Soekarno yang akan mengisi posisi strategis tersebut. “Ya pokoknya ada nama-nama. Beberapa nama,” ujar Sekretaris Kabinet era Presiden Jokowi ini.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perjalanan Pemakzulan Donald Trump Dari Ukraina Ke Kongres AS

    Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat mencetuskan penyelidikan untuk memakzulkan Presiden Donald Trump. Penyelidikan itu bermula dari Ukraina.