Jalan Kaki Temui Jokowi, Khofifah: Aku Tukang Naik Gunung

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa di Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa, 18 Juni 2019. ANTARA/Agus Salim

    Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa di Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa, 18 Juni 2019. ANTARA/Agus Salim

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa berjalan kaki menuju Istana Merdeka, Jakarta, untuk menemui Presiden Joko Widodo atau Jokowi, Selasa, 18 Juni 2019. Khofifah mengaku berjalan kaki dari Hotel Sriwijaya yang berada di Jalan Veteran, persis di seberang Stasiun Juanda.

    Dari Hotel Sriwijaya hingga pintu masuk Istana di Jalan Veteran III diperkirakan jaraknya 600 meter. Mobil yang ditumpanginya tidak bisa masuk ke dalam Istana lantaran sejumlah akses yang ditutup. Tapi tak ada masalah. "Aku ini tukang jalan, tukang naik gunung jadi biasa saja. Insyaallah aman," kata Khofifah seusai bertemu Jokowi.

    Baca juga: Jatim Tak Terpengaruh Rusuh, Khofifah Berterimakasih pada Warga

    Sejumlah akses jalan ditutup oleh polisi selama sidang sengketa hasil pemilihan pilpres di Mahkamah Konstitusi berlangsung. Di antaranya di Jalan Medan Merdeka Barat sisi timur dan barat. Pembatas beton yang biasa digunakan untuk membatasi jalur Transjakarta (Movable Concrete Barrier, MCB)  dipasang  tepat di depan Museum Gajah.

    Di Jalan Medan Merdeka Utara, pembatas beton diletakkan di depan Gedung Kementerian Dalam Negeri di kedua ruas jalannya, di Jalan Veteran Raya, tepatnya di samping Hotel Sriwijaya arah ke jalan Harmoni. Sedangkan di Jalan Majapahit, beton penghalan diletakkanya di ujung lampu lalu lintas Harmoni.

    Baca juga: Jalur Ditutup karena Sidang MK, Khofifah ke Istana Jalan Kaki

    Penutupan jalan juga dilakukan di Jalan Abdul Muis yang mengarah ke utara, tepatnya di dekat lampu lalu lintas Jalan Tanah Abang 2, dan di Jalan Veteran 3 di depan Gedung Bina Graha.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Mereka yang Dianggap Layak Jadi Menteri, Tsamara Amany Disebut

    Nama-nama yang dianggap layak menjabat menteri kabinet Jokowi - Ma'ruf kuat beredar di internal partai pendukung pasangan itu. Tsamara Amany disebut.