Hari Pertama Kerja Pascalebaran, JK Terima Laporan Soal PNS

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Presiden Jusuf Kalla menjelaskan kondisi kesehatannya kepada wartawan di rumah dinasnya di Jalan Diponegoro, Jakarta, 4 Juni 2019. Tempo/Friski Riana

    Wakil Presiden Jusuf Kalla menjelaskan kondisi kesehatannya kepada wartawan di rumah dinasnya di Jalan Diponegoro, Jakarta, 4 Juni 2019. Tempo/Friski Riana

    TEMPO.CO, Jakarta - Mengawali aktivitas hari pertama kerja seusai libur Idul Fitri, Wakil Presiden Jusuf Kalla berhalal bihalal dengan staf terdekatnya, Senin, 10 Juni 2019. JK juga menerima kunjungan dari Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Syafruddin.

    "Wapres menerima laporan soal pantauan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi mengenai jumlah Aparatur Sipil Negara yang masuk kerja pada hari pertama," kata juru bicara Wakil Presiden Husain Abdullah, dalam keterangan tertulis.

    Baca juga: Open House di Makassar, JK Siapkan 10 Ribu Amplop Uang

    Dalam pertemuan itu hadir Kepala Sekretariat Wapres Mohamad Oemar, Staf Khusus Wapres Bidang Reformasi dan Birokrasi Azyumardi Azra, Deputi Bidang Administrasi Guntur Iman Nefianto, Staf Khusus Wapres Bidang Komunikasi dan Informasi Husain Abdullah, Staf Khusus Wapres Bidang Hukum Satya Arinanto, dan Staf Khusus Wapres Bidang Penanggulangan Kemiskinan dan Otonomi Daerah Syahrul Udjud. Pertemuan digelar di Kantor Wakil Presiden, di Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat.

    Dalam pertemuan itu, JK berbincang-bincang ringan tentang arus mudik lebaran hingga mengisi waktu libur bersama keluarga di Jakarta. "Wapres juga membicarakan pertemuannya dengan sejumlah tokoh agama dan masyarakat," kata Husain.

    Baca juga: Open House di Makassar, JK Tak Muncul Karena Sakit

    Sebelum lebaran, JK memang beberapa kali telah menggelar pertemuan dengan sejumlah tokoh agama. Yang terakhir, digelar setelah kerusuhan 21-23 Mei terjadi.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Calon Menteri yang Disodorkan Partai dan Ormas, Ada Nama Prabowo

    Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa sebanyak 45 persen jejeran kursi calon menteri bakal diisi kader partai.