Ani Yudhoyono Meninggal, Imelda Sari: Mohon Dimaafkan Kesalahan

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mantan ibu negara, Ani Yudhoyono, meninggal dalam usia 67 tahun, setelah berjuang selama tiga bulan melawan kanker darah di National University Hospital. Instagram/@aniyudhoyono

    Mantan ibu negara, Ani Yudhoyono, meninggal dalam usia 67 tahun, setelah berjuang selama tiga bulan melawan kanker darah di National University Hospital. Instagram/@aniyudhoyono

    TEMPO.CO, Singapura - Istri Presiden keenam Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Kristiani Herrawati atau Ani Yudhoyono, meninggal pada Sabtu, 1 Juni 2019 pukul 11.50 waktu Singapura.

    Baca: Andi Arief: Ibu Ani Yudhoyono Meninggal

    "Saya mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Indonesia yang telah mendoakan Ibu Ani Yudhoyono selama ini," kata Ketua Divisi Komunikasi Publik Partai Demokrat Imelda Sari pada Sabtu, 1 Juni 2019 di National University Hospital Singapura. "Kami juga meminta masyarakat Indonesia memaafkan kesalahan Ibu Ani baik yang disengaja atau tidak."

    Ani dirawat di National University Hospital Singapura sejak Februari lalu setelah divonis dokter mengidap kanker darah. Kondisi Ani Yudhoyono sempat stabil. Tetapi pada Rabu, 29 Mei 2019, Ani kembali dirawat di ruang Intensive Care Unit karena kondisinya menurun.

    Baca: Ani Yudhoyono Wafat, Ini Semangatnya Lawan Kanker

    "Tindakan itu diambil sebagai respons cepat terhadap kondisi penurunan kesehatan Ibu Ani yang masih belum stabil," kata Ketua Komando Satuan Tugas Bersama Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Upaya Pemerintah Mengolah Sampah Menjadi Bahan Baku PLTSa

    Pemerintah berupaya mengurangi persoalan sampah dengan cara mengolahnya menjadi energi penggerak PLTSa di duabelas kota di Indonesia.