Dua Petinggi GNPF Sumatera Utara Tersangka Kasus Makar

Reporter:
Editor:

Jobpie Sugiharto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kapolda Sumut Irjen Pol Agus Andrianto memperlihatkan barang bukti senjata api dan pisau milik tersangka pembunuhan sekeluarga di Medan, Sumatera Utara, Senin, 22 Oktober 2018. Seorang pelaku tewas ditembak mati karena melawan petugas. ANTARA/Septianda Perdana

    Kapolda Sumut Irjen Pol Agus Andrianto memperlihatkan barang bukti senjata api dan pisau milik tersangka pembunuhan sekeluarga di Medan, Sumatera Utara, Senin, 22 Oktober 2018. Seorang pelaku tewas ditembak mati karena melawan petugas. ANTARA/Septianda Perdana

    TEMPO.CO, Medan – Kepolisian Daerah Sumatera Utara menetapkan dua  tersangka tindak pidana makar. Keduanya adalah Wakil Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Sumatera Utara, Rafdinal, dan Sekretaris GNPF Sumatera Utara, Zulkarnain.

    “Benar, ada dua tersangka, yaitu Z dan R. Ini bukan tindakan kriminalisasi, tapi ada perbuatan melanggar hukum,” ujar Kepala Polda Sumatera Utara, Inspektur Jenderal Agus Andrianto, di Medan pada Selasa, 28 Mei 2019.

    BacaTolak Pembantaran Ahok, GNPF Akan Rutin Datangi Pengadilan

    Agus menjelaskan jika penyidikan hingga penetapan tersangka dua petinggi GNPF tersebut berawal dari laporan masyarakat yang diterima Polda Sumatera Utara. Menurut dia. kasus dugaan makar tidak perlu menunggu akibat dari tindakan. Melainkan cukup dengan ucapan atau ajakan sudah bisa membuat seseorang dijerat dengan Pasal 170 KUHP tersebut. Apalagi, Agus melanjutkan, peristiwa yang terjadi di Jakarta dan Medan merupakan satu kesatuan yang  tidak bisa dilepaskan.

    “Satu napas yang saling berkait dimana tujuannya untuk memprovokasi masyarakat. Harapannya di Medan kejadiannya sama (seperti di Jakarta),” ucap Agus.

    Disisi lain, Agus juga menyinggung absennya juru bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto–Sandiaga Uno, Dahnil Anzar Simanjuntak, dari panggilan pemeriksaan di Polda Sumatera Utara pada Selasa, 28 Mei 2019. “Pemeriksaan Dahnil Anzar Simanjuntak selaku saksi. Tadi saya baca pernyataannya di media sosial kalau dirinya belum membaca secara langsung surat panggilan."

    Baca jugaDemonstrasi 287, GNPF Kerahkan Massa dari Luar Jakarta

    Berdasarkan surat panggilan Nomor Spgl/1320/V/2019/Ditreskrimum,  Dahnil dijadwalkan diperiksa di Polda Sumatera Utara pada Selasa, 28 Mei 2019, pukul 10.00 WIB mengenai tindak pidana makar yang diduga dilakukan oleh dua petinggi GNPF tadi. Namun, Dahnil tidak hadir.

    Polda Sumatera Utara akan segera melayangkan surat panggilan kedua kepada Dahnil. ‎"Kapan waktu yang beliau sempat nanti akan kita koordinasikan, supaya yang bersangkutan bisa diperiksa sebagai saksi,” kata Agus perihal pemeriksaan Dahnil sebagai saksi atas tersangka dua petinggi GNPF Sumatera Utara.

    IIL ASKAR MONDZA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sulli dan Artis SM Entertaintment yang juga Tewas Bunuh Diri

    Sulli, yang bernama asli Choi Jin-ri ditemukan tewas oleh managernya pada 14 Oktober 2019. Ada bintang SM lainnya yang juga meninggal bunuh diri.