Polisi Tangkap 5 Terduga Teroris di Garut saat akan ke Jakarta

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Anggota polisi berpakaian preman memotret barang bukti dengan latar belakang rumah terduga teroris di Kampung Nanggewer Kaum, Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu 18 Mei 2019. ANTARA FOTO/Arif Firmansyah

    Anggota polisi berpakaian preman memotret barang bukti dengan latar belakang rumah terduga teroris di Kampung Nanggewer Kaum, Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu 18 Mei 2019. ANTARA FOTO/Arif Firmansyah

    TEMPO.CO, Jakarta - Polisi menangkap lima orang terduga teroris di wilayah Garut, Jawa Barat pukul 16.00 tadi sore. Kelima orang itu diduga akan pergi ke Jakarta.

    Baca: Tim Densus 88 Tangkap Dua Terduga Teroris Lagi Tadi Pagi

    "Di Jalan Raya Malangbong telah diamankan Lima orang diduga teroris yang akan menuju ke Jakarta dari Tasikmalaya," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigadir Jenderal Dedi Prasetyo, Selasa, 21 Mei 2019.

    Dedi menuturkan penangkapan ini merupakan pengembangan informasi dari satuan tugas wilayah Detasemen Khusus 88 Antiteror Polda Jawa Barat. Kelima orang ditangkap oleh gabungan Kepolisian Resor Garut, Kodim dan Brigade Mobil Polda Jawa Barat.

    Kepala Polres Garut Ajun Komisaris Besar Budi Satria Wiguna menjelaskan penangkapan dilakukan saat petugas melakukan pengejaran di Jalur Limbangan. Tim, kata dia, mendapatkan informasi ada kelompok terduga teroris yang akan pergi ke Jakarta.

    Saat melakukannya razia, kata dia, ada satu mobil minibus yang berprilaku mencurigakan. Mobil tersebut berbalik arah begitu tahu ada kegiatan razia oleh polisi.

    Baca: Ancaman Teror Bom Juru Parkir Warnai Rencana Aksi 22 Mei

    Budi mengatakan kepolisian kemudian mengejar mobil tersebut dan menangkap kelima terduga teroris. Lalu membawanya ke Polres Garut untuk diperiksa. Kelima orang yang ditangkap berinisial S, Y, AH, B dan J. Dari mobil tersebut, kepolisian menyita senjata tajam, berupa golok. "Tidak ditemukan bahan peledak," kata Budi via telepon.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Terobosan Nadiem di Pendidikan, Termasuk Menghapus Ujian Nasional

    Nadiem Makarim mengumumkan empat agenda utama yang dia sebut "Merdeka Belajar". Langkah pertama Nadiem adalah rencana menghapus ujian nasional.