Densus 88 Tangkap 9 Terduga Teroris di Jawa Tengah dan Jatim

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri, Brigjen Dedi Prasetyo menunjukkan foto barang bukti tas dan bom saat menggelar konferensi pers terkait aksi teror yang terjadi di Indonesia di Gedung Divisi Humas Polri, Jakarta Selatan, Senin, 6 Mei 2019. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

    Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri, Brigjen Dedi Prasetyo menunjukkan foto barang bukti tas dan bom saat menggelar konferensi pers terkait aksi teror yang terjadi di Indonesia di Gedung Divisi Humas Polri, Jakarta Selatan, Senin, 6 Mei 2019. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

    TEMPO.CO, Jakarta - Detasemen Khusus 88 Antiteror menangkap 9 terduga teroris di Jawa Tengah dan Jawa Timur pada Rabu, 14 Mei 2019. Delapan di antaranya ditangkap di Jawa Tengah, sementara seorang lagi ditangkap di Jawa Timur.

    Baca juga: Teroris JAD di Bekasi, Begini Sosok Eky di Mata Tetangganya

    "Densus 88 melakukan tindakan preventif strike terhadap 9 terduga pelaku terorisme kemarin," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigadir Jenderal Dedi Prasetyo di kantornya, Jakarta, Rabu, 15 Mei 2019.

    Dedi mengatakan dari 9 orang itu, 7 di antaranya pernah berangkat ke Suriah. Hal itu membuat para terduga teroris memiliki pengalaman, kemampuan dan militansi yang lebih dibandingkan pelaku yang ditangkap sebelumnya. Berikut adalah identitas para terduga teroris yang ditangkap Densus 88:

    Baca juga: Terduga Teroris di Sukoharjo Jualan Es Dawet dan Gorengan

    1. AH alias Memet, 26 tahun diduga pernah ke Suriah pada Januari 2015 dan bergabung dengan kelompok ISIS Suriah. Ditangkap di Karan Rayun, Grobogan, Jawa Tengah.

    2. A alias David, 24 tahun, ditangkap di Kertusuro, Sukoharjo, Jawa Tengah. Pernah ke Suriah.

    3. IH alias Iskandar, 27 tahun ditangkap di Gemolong, Sragen, Jawa Tengah. Diduga pernah ikut latihan fisik, beladiri dan latihan senjata api replika, dengan tujuan hijrah ke Suriah. Pernah berangkat ke Suriah Oktober 2014, kembali ke Indonesia, Agustus 2017.

    4. AU alias AI, 25 tahun ditangkap di Dukuh Kauman, Kudus. Pernah ke Suriah, berperan sebagai bagian logistik ISIS dan melakukan survei tentang pembagian logistik yang ada di Suriah.

    5. JM alias Jundi alias Dian, 26 tahun ditangkap di Desa Sowan Kidul, Jepara. Belum pernah ke Suriah.

    6. AM alias Farel, 26 tahun ditangkap di Gemolong, Sragen, Jawa Tengah. Diduga pernah dua kali mencoba ke Suriah, namun dideportasi saat baru sampai Turki.

    7. AS alias Tatang ditangkap di Semarang. Diduga anggota kelompok Jamaah Ansharut Daulah dan pernah ke Suriah pada 2013.

    8. PT alias Dharma, 45 tahun. Ditangkap di apotek di Semarang. Diduga anggota JAD.

    9. JD, ditangkap di Jawa Timur. Diduga berperan sebagai koordinator pelatihan di Jawa Tengah sejak 2016. Polisi juga menduga dia merupakan koordinator kelompok JAD di Jawa.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.