Komnas Nilai Jokowi dan Prabowo Luput Soal HAM di Debat Capres

Ketua Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Ahmad Taufan Damanik usai konferensi pers di kantornya, pada Kamis, 10 Januari 2019. TEMPO/Andita Rahma

TEMPO.CO, Jakarta - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia atau Komnas HAM menilai dua calon presiden yaitu Jokowi dan Prabowo tidak bisa menjabarkan visi misi atau gagasan mengenai tema yang diangkat pada debat capres dalam perspektif HAM.

Baca juga: Sandiaga Uno: Debat Capres Prabowo dan Jokowi Sesuai Harapan

Padahal, Ketua Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik menyebutkan, empat tema yang diangkat dalam debat capres keempat tersebut sangat parsial dengan prinsip-prinsip hak asasi manusia. Adapun tema yang diangkat dalam debat yang digelar Sabtu, 30 Maret 2019 itu adalah tentang pemerintahan, ideologi, pertahanan keamanan, dan hubungan internasional.

Menurut Ahmad Taufan, baik Jokowi maupun Prabowo luput untuk mengeksplorasi tema tersebut dalam perspektif HAM.

“Seluruh tema itu mesti dibingkai dengan prinsip-pronsip hak asasi manusia. Kedua calon presiden nampaknya memiliki mindset melihat isu HAM itu satu kotak yang terpisah, satu dengan yang lainnya,” ujar Ahmad Taufan Damanik saat menggelar jumpa pers di Kantor Komnas HAM, Jakarta, Senin, 1 April 2019.

Ahmad Taufan memberi contoh terkait pembahasan soal pemerintahan. Kedua capres hanya berkutat pada bagaimana menciptakan sistem pemerintahan yang kuat dan efektif. Namun, mereka luput membahas sistem pemerintahan yang menjalankan prinsip-prinsip hak asasi manusia.

“Karena dalam sistem demokrasi yang modern negara itu dikatakan kuat manakala semua elemen terlindungi. Bukan subjektifitasnya negara itu yang kuat. Tapi apakah masyarat merasa terlindungi di suatu pemerintahan,” ujarnya.

Selain itu, pada saat mendebatkan permasalahan keamanan dan pertahanan, baik Jokowi maupun Prabowo dinilai tidak mengungkit prinsip hak asasi manusia. Padahal, menurut Ahmad, dalam tema tersebut prinsip hak asasi sangat relevan untuk dijabarkan oleh kedua capres dalam konteks keamanan dan pertahanan.

“Fokusnya lebih banyak pada pertahanan. Tetapi, soal keamanan tidak banyak diungkap. Padahal, sebagai warga negara kita sehari-hari berhadapan dengan sistem keamanan,” ujarnya.

Baca juga: Topik Hangat Strategi Pertahanan di Debat Capres Keempat

Komnas HAM pun menyoroti soal Undang-undang TNI yang juga tidak dibahas dalam debat capres tersebut. Padahal, menurutnya, ada poin penting dalam UU TNI yang beririsan dengan ancaman keamanan warga negara. Salah satunya terkait adanya poin operasi militer selain perang.

“Dalam Undang-undang TNI itu begitu banyak poin soal operasi militer selain perang, itu bicara tentara terlibat dalam hal urusan sipil. Kita perlu tahu bagaimana pertahanan kita menjalankan prinsip-prinsip HAM,” katanya.






Peminat Walking Tour Membeludak, dan Jokowi Instruksikan MRT Jakarta Beli KCI Jadi Top 3 Metro

24 menit lalu

Peminat Walking Tour Membeludak, dan Jokowi Instruksikan MRT Jakarta Beli KCI Jadi Top 3 Metro

Peminat walking tour Jakarta yang meningkat tinggi dan dan instruksi Presiden Jokowi agar MRT Jakarta membeli KCI jadi Top 3 Metro hari ini.


Cenderamata Prabowo untuk Kapolri Listyo Sigit: Pistol G2 Elite

27 menit lalu

Cenderamata Prabowo untuk Kapolri Listyo Sigit: Pistol G2 Elite

Menhan Prabowo Subianto menyambangi Mabes Polri dan bertemu dengan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Dia menyerahkan cenderamata berupa pistol.


Sindiran Jokowi untuk Pejabat: Krisis Malah ke Luar Negeri, Dipamerin di Instagram

55 menit lalu

Sindiran Jokowi untuk Pejabat: Krisis Malah ke Luar Negeri, Dipamerin di Instagram

Jokowi mengaku sangat selektif memilih kunjungan ke luar negeri. Ia memilih perjalanan yang memberikan manfaat signifikan.


Airlangga Sebut Jokowi Ingin Penanganan Inflasi seperti Pengendalian Covid-19

3 jam lalu

Airlangga Sebut Jokowi Ingin Penanganan Inflasi seperti Pengendalian Covid-19

Jokowi ingin pengendalian inflasi dilakukan secara bersama-sama antara pemerintah pusat dan daerah.


Ini Kata Mahasiswa yang Dikunjungi Jokowi di BUMN Startup Day

10 jam lalu

Ini Kata Mahasiswa yang Dikunjungi Jokowi di BUMN Startup Day

Pertamina mengusung lima tim jebolan Pertamuda 2021 di ajang kegiatan BUMN Startup Day. Seluruhnya digawangi mahasiswa: Unair, UI, UGM, UB.


Komnas HAM Minta TNI Evaluasi Keberadaan Brigif Raider 20 di Timika Papua

12 jam lalu

Komnas HAM Minta TNI Evaluasi Keberadaan Brigif Raider 20 di Timika Papua

Komnas HAM meminta TNI mengevaluasi keberadaan Brigif Raider 20 di Timika, Papua. Permintaan ini merupakan yang pertama dari Komnas untuk TNI.


Padam Kompor Listrik Sebelum Sempat Menyala

13 jam lalu

Padam Kompor Listrik Sebelum Sempat Menyala

Program pengalihan kompor elpiji 3 kilogram milik masyarakat menjadi kompor listrik kandas di tengah jalan. Apa sebabnya?


Prabowo Dukung Andika Turunkan Syarat Tinggi Badan Calon Taruna Akmil

16 jam lalu

Prabowo Dukung Andika Turunkan Syarat Tinggi Badan Calon Taruna Akmil

Prabowo menilai TNI memang harus menyesuaikan syarat tinggi badan tersebut dengan kondisi daerah masing-masing dan suku yang berlainan.


Jokowi Sentil Pejabat yang Pamer Berwisata ke Luar Negeri di Media Sosial

17 jam lalu

Jokowi Sentil Pejabat yang Pamer Berwisata ke Luar Negeri di Media Sosial

Presiden Jokowi menyentil pejabat negara yang memamerkan aktivitas melancongnya ke luar negeri di media sosial. Menurut Jokowi, kegiatan para pejabat itu membuat devisa lari ke luar negeri.


19 Juta Orang Kekurangan Gizi, Moeldoko: Presiden Jokowi Sudah Minta Kita Tanam Apa Saja

18 jam lalu

19 Juta Orang Kekurangan Gizi, Moeldoko: Presiden Jokowi Sudah Minta Kita Tanam Apa Saja

Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menyatakan kondisi perekonomian di Indonesia dalam keadaan baik.