Prabowo Ngaku Pancasilais, Slamet Maarif: Khilafah Itu Baru Mimpi

Reporter

Ketua Umum Persaudaraan Alumni 212 Slamet Maarif seusai pertemuan dengan pimpinan Partai Gerindra, PKS, dan PAN di rumah Maher Algadrie, Jalan Prapanca, Jakarta Selatan, Selasa malam, 31 Juli 2018. TEMPO/Budiarti Utami Putri.

TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Persaudaraan Alumni 212 Slamet Maarif menilai sikap Prabowo yang membantah anggapan pembela sistem pemerintahan khilafah pada debat capres keempat, sebagai sikap nasionalis sejati. "Kalau urusan isu khilafah baru mimpi, belum kenyataan," kata Slamet saat ditemui saat Aksi 313, di depan Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pusat, Jakarta Pusat, Ahad, 31 Maret 2019.

Slamet mengatakan isu khilafah sebagai sesuatu yang mengawang-awang dan hanya sekedar isu. “Yang harus diperhatikan adalah kebangkitan PKI (Partai Komunis Indonesia).” Sebagai partai yang memiliki sejarah pmeberontakan yang panjang, ia mengatakan PKI berbahaya karena pernah mengkhianati bangsa.

Baca: Kronologi Penghentian Kasus Ketua PA 212 Slamet Maarif

Dalam debat capres keempat, Sabtu, 30 Maret 2019, Prabowo menyebut dirinya kerap mendapat fitnah dari pendukung calon presiden inkumben Joko Widodo. Fitnah itu salah satunya menyebut bahwa Prabowo membela sistem pemerintahan khilafah di Indonesia. Prabowo membantah tuduhan itu dan mengaku sebagai nasionalis sejati yang tak akan pernah ingin mengganti ideologi Pancasila.

Slamet mengatakan pernyataan Prabowo itu menegaskan jiwa pancasilais Prabowo. Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto - Sandiaga Uno itu mengatakan hal ini juga diikuti segenap pendukungnya. "Dia menunjukkan bahwa nasionalismenya begitu luar biasa.”

Baca: Kronologi Penghentian Kasus Ketua PA 212 Slamet Maarif

Prabowo pun disebutnya sebagai pancasilais. Artinya siapapun baik Prabowo maupun pihaknya tidak berusaha mengganti Pancasila sebagai dasar negara. “Itu bagian dari komitmen pendiri bangsa kita, termasuk dari kami juga," kata Slamet Maarif.






Pengamat: Kunjungan Prabowo ke Kiai Sepuh NU Jaga Basis Suara Umat Islam

7 jam lalu

Pengamat: Kunjungan Prabowo ke Kiai Sepuh NU Jaga Basis Suara Umat Islam

Sebelumnya, Prabowo bersilaturahmi dengan 9 kiai NU di Asrama Perguruan Tinggi Pondok Pesantren Salafi Tegalrejo, Kabupaten Magelang.


Saat Cak Imin Ingin Jadi Cawapres Puan dan Prabowo Bilang Ridwan Kamil Harus Diperhitungkan

11 jam lalu

Saat Cak Imin Ingin Jadi Cawapres Puan dan Prabowo Bilang Ridwan Kamil Harus Diperhitungkan

Muhaimin atau Cak Imin menyebut ingin jadi calon wakil presiden jika Puan nyapres. Sebelumnya, Prabowo bilang Ridwan Kamil harus diperhitungkan.


Prabowo Bilang Potensi Ridwan Kamil Harus Diperhitungkan

18 jam lalu

Prabowo Bilang Potensi Ridwan Kamil Harus Diperhitungkan

Prabowo beberapa kali menyebut nama Ridwan Kamil. Disambut tepuk tangan peserta yang hadir.


Menjelang G30S: Jenderal Ahmad Yani Tak Setuju Angkatan Kelima Bentukan Sukarno Usulan PKI

1 hari lalu

Menjelang G30S: Jenderal Ahmad Yani Tak Setuju Angkatan Kelima Bentukan Sukarno Usulan PKI

Menjelang 1 Oktober 1965, Ahmad Yani dan beberapa jenderal tak setuju pembentukan angkatan kelima Sukarno dan PKI, yaitu buruh dan tani bersenjata.


Survei Charta Politika: Ganjar Teratas dengan 31,3 Persen, Disusul Prabowo dan Anies

3 hari lalu

Survei Charta Politika: Ganjar Teratas dengan 31,3 Persen, Disusul Prabowo dan Anies

Ganjar Pranowo meraih elektabilitas tertinggi dalam survei terbaru Charta Politika Survei Indonesia meski dilakukan dalam beberapa simulasi


Prabowo Kalah dari Anies di Survei ILC, Fadli Zon: Masih Terlalu Pagi Melihat Survei

3 hari lalu

Prabowo Kalah dari Anies di Survei ILC, Fadli Zon: Masih Terlalu Pagi Melihat Survei

Fadli Zon mengatakan masih terlalu dini melihat survei Pemilu 2024 setelah Prabowo Subianto kalah dari Anies Baswedan dalam survei yang dilakukan Indonesia Lawyers Club (ILC).


Ramai Baliho Rugikan Prabowo, Gerindra Pilih Serahkan ke Jalur Hukum

4 hari lalu

Ramai Baliho Rugikan Prabowo, Gerindra Pilih Serahkan ke Jalur Hukum

Dasco mengatakan baliho ini bisa menurunkan rating Prabowo. Bentuk penyerangan secara halus.


Gerindra Ungkap Upaya Jegal Prabowo di Pilpres 2024

5 hari lalu

Gerindra Ungkap Upaya Jegal Prabowo di Pilpres 2024

Baliho ini, kata dia, membuat rating atau elektabilitas Prabowo menurun. Tersebar di daerah kantong-kantong pendukung Prabowo.


Airlangga dan Prabowo Bertemu Sejam Lebih, Bahas Krisis Keuangan hingga Petani Kedelai

5 hari lalu

Airlangga dan Prabowo Bertemu Sejam Lebih, Bahas Krisis Keuangan hingga Petani Kedelai

Airlangga Hartarto membahas kemandirian ekonomi dan ketahanan nasional saat menerima kunjungan dari Menteri Pertahanan Prabowo Subianto.


Monumen Kresek Madiun, Saksi Bisu Kekejaman Pemberontakan PKI 1948

5 hari lalu

Monumen Kresek Madiun, Saksi Bisu Kekejaman Pemberontakan PKI 1948

Monumen Kresek di Madiun, menjadi pengingat sejarah pemberontakan PKI pada 1948 yang menewaskan banyak prajurit TNI, Polri, tokoh masyarakat lainnya.