Identitas Teridentifikasi, Polri Buru Pemilik Akun @opposite6890

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi Twitter. qz.com

    Ilustrasi Twitter. qz.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigadir Jenderal Dedi Prasetyo mengatakan Polri telah mengantongi identitas pemilik akun Twitter dan Instagram @Opposite6890 yang telah menuding institusi hukum itu menjadi buzzer untuk pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 01 Jokowi - Ma'ruf Amin. "Tim dari Direktorat Siber Bareskrim sudah mengindentifikasi pemilik akun @Opposite6890 untuk diproses hukum karena telah menyebarkan propaganda di media sosial," ujar Dedi di kantornya, Jakarta Selatan pada Senin, 11 Maret 2019

    Pemilik akun itu bisa segera ditetapkan sebagai tersangka. Untuk menjerat pelaku penyidik membutuhkan dua alat bukti yang cukup. Seluruh alat bukti yang beredar di media sosial, dihitung satu alat bukti. Karena itu, kata Dedi, Polri membutuhkan satu alat bukti lainnya yang bisa memperkuat proses hukum terhadap pemilik akun media sosial Twitter @Opposite6890. "Harus dilengkapi dengan alat bukti yang lain," kata Dedi.

    Baca: Pemilu 2019, Saat Ini Polri Fokus Amankan Distribusi Surat Suara

    Akun itu menayangkan video yang mengungkap keterlibatan Polri dalam memenangkan pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 01 Jokowi - Ma'ruf Amin. Dalam video itu, Polri disebut-sebut membentuk tim buzzer yang terdiri dari 100 orang pada setiap polres di seluruh Indonesia, juga mengatakan gerakan secara terorganisir di tingkat polres hingga Mabes Polri untuk memenangkan Jokowi. 

    Ratusan orang yang saling mengikuti di Twitter, Facebook, dan Instagram itu berinduk pada satu akun utama yakni @alumnishambar. Akun ini mengunggah informasi berisi tudingan pada 5 Maret 2019, sekitar pukul 02.22 WIB. Berikut statusnya: 

    “Setelah Whistleblower mengungkap bahwa Kepolisian adakan pelatihan buzzer. Di mana setiap buzzer harus instal APK Sambhar. Hasil Scan Sambhar keluar Destinasi IP 120.29.226.193. Hasil Scan IP 120.29.226.193 ternyata dimiliki Polri.” 

    Baca: Polisi Tembak Pelaku Perampokan Bank di Dumai

    Akun itu juga mengungkap Destination IP Address @Alumnisambhar yakni 120.29.226.193 yang diketahui bernama Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia Divisi Teknologi Informasi, Jalan Trunojoyo 3, Jakarta Selatan. 

    Akun Instagram @Alumnisambhar diketahui hanya mengikuti satu akun yaitu akun resmi Presiden Joko Widodo dan diikuti ribuan akun yang diduga merupakan akun buzzer dari setiap Polres. Sejak terungkap, akun media sosial @Alumnisambhar mendadak hilang dan muncul kembali dengan sedikit pengikuti dan tidak mengikuti akun Instagram Joko Widodo lagi.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.