Soal Sebutan Kafir Hilang, Walubi: Urusan Mereka Panggil Kami Apa

Rapat kerja nasional Perwakilan Umat Buddha Indonesia (Walubi) 2017 di Jakarta International Expo(JI-Expo), Kemayoran, Jakarta, 26 Oktober 2017. TEMPO/Subekti.

TEMPO.CO, Jakarta - Perwakilan Umat Buddha Indonesia (Walubi) mengapresiasi langkah Nahdlatul Ulama (NU) yang mengusulkan penghapusan sebutan kafir bagi WNI nonmuslim. Meski begitu, bagi umat Buddha, panggilan apapun tidak mereka permasalahkan sejak awal.

Baca: NU Usul Sebutan Kafir ke Nonmuslim Indonesia Dihapus

"Umat Buddha seharusnya tidak mempermasalahkan panggilan orang atau apa kata orang. Karena tak semestinya menuntut orang lain untuk menghormati," kata Rusli Tan, Koordinator Publikasi Walubi, saat dihubungi Tempo, Sabtu, 2 Maret 2019.

Rusli mengatakan secara teologis, dalam agama Buddha, diajarkan tak boleh menuntut orang lain. Agar bisa dihormati orang lain, maka Umat Buddha diwajibkan menghormati orang lain apapun kondisinya.

"Persoalan orang lain menghormati kami atau tidak, itu karma kami sendiri. Kami sudah buat kebajikan, namun orang masih menghina kami, ya itu urusan mereka, bukan urusan kami. Justru kami dapat karma baik," kata Rusli.

Ia menjelaskan selama ini kerukunan antat umat beragama selalu dijalankan. Upaya paling mudah dan terasa, adalah ketika bantuan sosial dibutuhkan. Seperti saat pengobatan gratis digelar Walubi di Tanjungpinang, Riau, beberpa waktu lalu.

Rusli menjelaskan 95 persen tenaga medis yang terlibat adalah masyarakat muslim. "Pemerintah bicara kerukunan, yang nyata itu coba buat kegiatan, misal pengobatan gratis. Itu indah sekali, tak ada orang yang mempermasalahkan siapa agama apa," kata Rusli.

Sebelumnya, usulan ini muncul setelah dalam sidang Komisi Bahtsul Masail Maudluiyyah, penggunaan kata kafir kepada WNI non muslim dianggap mengandung unsur kekerasan teologis. Pimpinan sidang, Abdul Moqsith Ghazali, mengatakan para kiai menghormati untuk tidak gunakan kata kafir tapi 'Muwathinun' atau warga negara. "Dengan begitu status mereka setara dengan warga negara yang lain," kata Mosqith.

Simak juga: NU Usul Hapus Sebutan Kafir, PGI: Bisa Perkuat Persatuan Bangsa

Meski begitu, Moqsith mengatakan hal ini bukan berarti NU akan menghapus seluruh kata kafir di Al Quran atau hadis. Keputusan dalam Bahtsul Masail Maudluiyyah ini hanya berlaku pada penyebutan kafir untuk warga Indonesia yang nonmuslim.






Polda Metro Jaya Tolak Penangguhan Penahanan Roy Suryo

51 hari lalu

Polda Metro Jaya Tolak Penangguhan Penahanan Roy Suryo

Penyidik Polda Metro Jaya menolak permohonan penangguhan penahanan dari Roy Suryo.


Roy Suryo Ditahan, Kuasa Hukum Irit Bicara

57 hari lalu

Roy Suryo Ditahan, Kuasa Hukum Irit Bicara

Roy Suryo menjadi tersangka penistaan agama karena me-retweet foto editan patung Buddha berwajah Jokowi


Roy Suryo Ditahan, Polisi Takut Barang Bukti Dihilangkan

58 hari lalu

Roy Suryo Ditahan, Polisi Takut Barang Bukti Dihilangkan

"Penyidik khawatir adanya upaya penghilangan barang bukti," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya dalam konferensi pers usai Roy Suryo ditahan


Pelapor Kecewa Melihat Roy Suryo Tak Ditahan Malah Kepergok Ikut Touring Klub Mercy

3 Agustus 2022

Pelapor Kecewa Melihat Roy Suryo Tak Ditahan Malah Kepergok Ikut Touring Klub Mercy

Pelapor kasus meme patung Buddha kecewa melihat Roy Suryo sebagai tersangka tak ditahan malah kepergok ikut touring klub Mercy.


Roy Suryo Tak Ditahan, Pengacara Pelapor Bandingkan dengan Ferdinand Hetahean

3 Agustus 2022

Roy Suryo Tak Ditahan, Pengacara Pelapor Bandingkan dengan Ferdinand Hetahean

Ferdinand Hutahaean langsung ditahan setelah jadi tersangka, sedangkan, Roy Suryo dibiarkan menghirup udara bebas bahkan berkumpul dengan klub mobil.


Beredar Video Roy Suryo Ikut Touring Mobil Tua, Polda Metro: Penyidik Punya Pertimbangan Lain

2 Agustus 2022

Beredar Video Roy Suryo Ikut Touring Mobil Tua, Polda Metro: Penyidik Punya Pertimbangan Lain

Polda Metro menyatakan penyidik punya pertimbangan lain tidak menahan Roy Suryo meski beredar foto dan video ikut touring. Ceria dan tampak sehat.


Roy Suryo Tidak Ditahan, Polda Metro Pastikan Kasus Berlanjut ke Pengadilan

2 Agustus 2022

Roy Suryo Tidak Ditahan, Polda Metro Pastikan Kasus Berlanjut ke Pengadilan

Ketua komunitas umat Buddha mempertanyakan keputusan penyidik Polda Metro Jaya tidak menahan Roy Suryo dan membandingkannya dengan kasus Holywings.


Roy Suryo Tidak Ditahan, Komunitas Umat Buddha: Polisi Harus Adil

1 Agustus 2022

Roy Suryo Tidak Ditahan, Komunitas Umat Buddha: Polisi Harus Adil

Tindakan Roy Suryo mengunggah meme patung Buddha mirip Jokowi itu disebut sangat mencederai umat Buddha.


Mengenal Agama yang Terdapat di Malaysia, Apa Saja?

27 Juli 2022

Mengenal Agama yang Terdapat di Malaysia, Apa Saja?

Mengenal daftar Agama yang ada di Malaysia dari Islam sampai Konghucu


Polisi Sita Akun Twitter Roy Suryo dalam Kasus Meme Stupa Candi Borobudur

30 Juni 2022

Polisi Sita Akun Twitter Roy Suryo dalam Kasus Meme Stupa Candi Borobudur

Polisi menyita akun Twitter Roy Suryo @KRMTRoySuryo2 untuk pengusutan kasus dugaan penistaan agama. Terseret kasus meme stupa Candi Borobudur.