Kebakaran Hutan dan Lahan Melanda, Riau Tetapkan Status Siaga

Ilustrasi kebakaran hutan. REUTERS

TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah Provinsi Riau menetapkan status siaga kebakaran hutan dan lahan hingga sembilan bulan ke depan. Kebakaran lahan di Riau terjadi sejak awal Januari 2019 hingga menghanguskan lahan gambut seluas 842 hektare di sejumlah wilayah Riau.

Baca juga: Jokowi Klaim 3 Tahun Tak Ada kebakaran Hutan, Begini Data KLHK

"Status siaga dimulai hari ini sampai 31 Oktober 2019," kata Gubernur Riau Wan Thamrin Hasyim, Selasa, 19 Februari 2019.

Wan Thamrin mengatakan, status siaga kebakaran lahan ditetapkan menyusul semakin luasnya kebakaran lahan tersebar di sejumlah kabupaten kota, terutama di wilayah pesisir seperti Rokan Hilir, Dumai dan Bengkalis. "Kebakaran lahan terluas terjadi Bengkalis," ujarnya.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau mencatat, kebakaran lahan sudah terjadi sejak awal Januari 2019, kebakaran semakin meluas karena musim panas melanda wilayah pesisir hingga membakar lahan terutama di wilayah gambut mencapai 842 hektare. Penetapan status siaga selama sembilan bulan terbilang cukup lama dibanding tahun-tahun sebelumnya.

Hal itu disebabkan karena pertimbangan ramalan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika stasiun Pekanbaru menyebutkan musim panas tahun ini bakal melanda wilayah Riau lebih panjang dibanding tahun-tahun sebelumnya. "Seperti yang disampaikan BMKG, Riau mengalami kemarau hingga Oktober, ini sebagai langkah antisipasi, dengan status siaga ini secara simultan kita akan cegah bersama, nantinya juga akan ada bantuan pusat agar kita tidak kewalahan, "jelasnya.

Baca juga: Soal Pembebasan Lahan, Jokowi: Hanya Ada Ganti Untung

Kebakaran hutan dan lahan terjadi cukup masif di wilayah pesisir, kabut asap sisa kebakaran lahan sempat memperburuk kualitas udara di wilayah Dumai dan Rokan Hilir pada level berbahaya. Peningkatan status kebakaran lahan sekaligus kebijakan terakhir diambil Gubernur Wan Thamrin Hasyim di masa pemerintahannya. Esok, Riau bakal menyambut Gubernur baru, Syamsuar - Edy Natar Nasution yang akan dilantik Presiden RI di Istana Negara, di Jakarta.






Kemarau Tahun Ini Lebih Kering, BMKG: Mudah Kebakaran Hutan

4 hari lalu

Kemarau Tahun Ini Lebih Kering, BMKG: Mudah Kebakaran Hutan

Kalau tiga tahun terakhir ini saat musim kemarau masih sering terjadi hujan, maka di tahun 2023 ini intensitas hujan akan jauh menurun.


Musim Kemarau, Potensi Kebakaran Hutan, dan Gelaran KTT ASEAN

5 hari lalu

Musim Kemarau, Potensi Kebakaran Hutan, dan Gelaran KTT ASEAN

Mahfud minta antisipasi tinggi potensi kebakaran hutan dan bencana asap tahun ini demi gelaran KTT ASEAN.


Menteri Siti Nurbaya Minta Hujan Buatan Lebih Awal, Ini Alasannya

11 hari lalu

Menteri Siti Nurbaya Minta Hujan Buatan Lebih Awal, Ini Alasannya

Tim teknologi modifikasi cuaca atau biasa dikenal juga dengan teknologi hujan buatan akan segera terbang lagi.


KLHK Menangkan Gugatan, PT ABS Dinyatakan Bersalah Sebabkan Kebakaran Lahan 1.500 Hektare

24 hari lalu

KLHK Menangkan Gugatan, PT ABS Dinyatakan Bersalah Sebabkan Kebakaran Lahan 1.500 Hektare

KlhkMajelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat mengabulkan gugatan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) terhadap PT Agri Bumi Sentosa (ABS).


Membantai Sukarelawan Pemadam Kebakaran Hutan, 49 Orang di Aljazair Dihukum Mati

25 November 2022

Membantai Sukarelawan Pemadam Kebakaran Hutan, 49 Orang di Aljazair Dihukum Mati

Sejumlah 49 terdakwa dihukum mati karena mengeroyok hingga tewas seorang sukarelawan yang membantu memadamkan kebakaran hutan di Aljazair.


MA Kabulkan PK Jokowi, Penggugat Ragukan Komitmen Pemerintah Tangani Kebakaran Hutan

19 November 2022

MA Kabulkan PK Jokowi, Penggugat Ragukan Komitmen Pemerintah Tangani Kebakaran Hutan

LBH juga menyangsikan alat bukti baru atau novum yang disertakan dalam pengajuan PK Presiden Jokowi dalam kasus kebakaran hutan dan lahan pada 2015.


Siti Nurbaya dan Jokowi Dipuji Soal Deforestasi, Apa Kata Walhi?

12 November 2022

Siti Nurbaya dan Jokowi Dipuji Soal Deforestasi, Apa Kata Walhi?

Walhi memandang dua faktor di balik susutnya deforestasi dan kebakaran hutan di Indonesia selama tiga tahun terakhir.


COP27, Menteri Siti dan Presiden Jokowi Dipuji Karena Deforestasi Berkurang

10 November 2022

COP27, Menteri Siti dan Presiden Jokowi Dipuji Karena Deforestasi Berkurang

Data KLHK menyatakan laju deforestasi bisa ditekan ke titik terendah sebesar 113,5 ribu hektare pada 2020-2021. Tren menurun sepanjang 3 tahun pandemi


Climate Outlook BMKG: Banjir Tahun Ini, Kebakaran Hutan Tahun Depan?

23 Oktober 2022

Climate Outlook BMKG: Banjir Tahun Ini, Kebakaran Hutan Tahun Depan?

BMKG minta waspadai potensi kebakaran hutan dan lahan yang lebih tinggi pada 2023 dibandingkan 2020, 2021 maupun 2022 yang kemaraunya basah.


Bencana Alam Efek Cuaca Ekstrem di Indonesia

21 Oktober 2022

Bencana Alam Efek Cuaca Ekstrem di Indonesia

penyebab cuaca ekstrem adalah karena adanya Monsun Asia, anginnya berhembus secara periodik dari Benua Asia menuju Australia yang melewati Indonesia.