KPK dan Dubes Australia Bahas Pencegahan Korupsi Sektor Swasta

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Ketua KPK Laode M Syarif hadir dalam diskusi publik di Kampus Universitas Muslim Indonesia Makassar, Rabu 13 Februari 2019. TEMPO/Didit Hariyadi

    Wakil Ketua KPK Laode M Syarif hadir dalam diskusi publik di Kampus Universitas Muslim Indonesia Makassar, Rabu 13 Februari 2019. TEMPO/Didit Hariyadi

    TEMPO.CO, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bertemu dengan Duta Besar Australia Gary Quinlan pada Senin, 18 Februari 2019. Pencegahan korupsi sektor swasta menjadi salah satu hal yang dibahas dalam pertemuan itu.

    Baca: Sekda Papua Jadi Tersangka Penganiayaan, KPK Mengapresiasi Polisi

    "Kami membicarakan program pencegahan korupsi, khususnya program pencegahan korupsi di sektor swasta," kata Wakil Ketua KPK, Laode M Syarif di kantornya, Senin, 18 Februari 2019.

    Laode mengatakan korupsi sektor swasta menjadi perhatian bersama antara Indonesia dengan pemerintah Australia. Sebab, tak lama lagi Indonesia-Australia bakal menandatangani kerjasama ekonomi. "Diharapkan investasi Australia di sini bisa berjalan dengan kondisi yang baik," katanya.

    Laode juga mengatakan KPK telah bekerja sama dengan pemerintah Australia dalam hal penindakan. Salah satunya soal pelacakan aset hasil tindak pidana korupsi. "Aset itu kini sedang dalam pengawasan pemerintah Australia," katanya.

    Baca: KPK Sita 8 Dokumen dari Sekjen DPR Terkait Kasus Taufik Kurniawan

    Sementara itu, Gary mengatakan akan bekerja sama dengan KPK untuk mencegah korupsi. Dia mengatakan negaranya siap memberikan dukungan, salah satunya untuk meningkatkan kompetensi personel KPK. "Kami melakukan kerja sama untuk memperbaiki iklim usaha," katanya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Palapa Ring Akan Rampung Setelah 14 Tahun

    Dicetuskan pada 2005, pembangunan serat optik Palapa Ring baru dimulai pada 2016.