CEO Bukalapak dan Sandiaga Diklaim Berkawan Sejak Lama

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo atau Jokowi (kedua kanan) didampingi Founder dan CEO Bukalapak Achmad Zaky (ketiga kanan) dan Co-Founder dan President Bukalapak Fajrin Rasyid (kanan) meninjau stan mitra Bukalapak saat Perayaan HUT ke-9 Bukalapak di Jakarta, Kamis, 10 Januari 2019. ANTARA

    Presiden Joko Widodo atau Jokowi (kedua kanan) didampingi Founder dan CEO Bukalapak Achmad Zaky (ketiga kanan) dan Co-Founder dan President Bukalapak Fajrin Rasyid (kanan) meninjau stan mitra Bukalapak saat Perayaan HUT ke-9 Bukalapak di Jakarta, Kamis, 10 Januari 2019. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta - Polemik cuitan CEO Bukalapak Ahmad Zacky mencuatkan isu bahwa Zacky merupakan anak didik Sandiaga Uno di bidang bisnis. Isu itu di antaranya dilontarkan oleh pengguna Twitter bernama @RajaPurwa yang akunnya diikuti oleh 40,9 ribu pengguna.

    Baca: Achmad Zaky Diserang Netizen, Ini Perjalanan Kariernya

    Dalam sebuah cuitannya, akun tersebut mengunggah sebuah video yang berisi pidato kuliah zuhur Sandiaga pada 2016 di Masjid Jenderal Sudirman, Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto, Jawa Tengah. Pidato itu membahas tentang enterpreneur muslim.

    "Bos Gojek dan Bukalapak adalah para junior dalam bisnis dari @sandiuno, bahkan Bukalapak hubungannya lebih khusus, mentorship! Guru dan murid. Toko sebelah lagi ramai pasang tagar #uninstallbukalapak perilaku menjilat ludah sendiri," cuit akun tersebut pada Kamis malam, 14 Februari 2019. Cuitan itu disukai lebih dari 2.600 pengguna dan dicuit ulang sebanyak 1.400 kali.

    Dalam video yang diunggah, Sandiaga mengatakan dirinya baru saja bertemu dengan CEO Go-Jek Nadiem Makarim dan Ahmad Zacky. Kepada dua orang itu, Sandiaga mengaku menanyakan berapa banyak lapangan pekerjaan yang mereka hasilkan dengan usaha masing-masing.

    "Dua ribu, Bang, pengemudi Go-Jek yang income-nya antara tiga setengah sampai tujuh juta per bulan," kata Sandiaga menirukan jawaban Nadim. "Luar biasa. Satu ide is intacting the entire ecosystem."

    Sandiaga melanjutkan ceritanya tentang Ahmad Zacky. Menurut Sandiaga, hubungannya dan Zacky malah lebih dekat lagi. Pendiri Saratoga Investama ini mengatakan Zacky datang kepadanya bahkan di awal-awal memulai usaha.

    Sandiaga mengaku awalnya menertawai Zacky dengan nama 'Bukalapak' yang dia bawa. Dia juga bertanya apa Zacky yakin dengan gagasan itu. "Yakin Bang, ini pasti bagus, dan bisnisnya adalah bisnis big data analytic," Sandiaga menirukan Zacky.

    Sandiaga mengatakan, perbincangan itu terjadi pada 2011. Tahun 2016, ujarnya, Bukalapak.com sudah memberikan lapangan usaha bagi 500 ribu Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dan sudah diunduh lebih dari enam juta kali. "Tahun 2017 mungkin omzet dari Bukalapak akan bisa mengalahkan total omzet dari grup yang saya dirikan lebih dari 20 tahun yang lalu. Luar biasa," ujar Sandiaga.

    Sandiaga lantas mengatakan adalah hal yang luar biasa jika anak-anak muda memiliki semangat berwirausaha dan mau berjuang menciptakan lapangan pekerjaan. Menurut dia, semangat itu akan memicu tumbuhnya ekonomi umat di Indonesia. Video itu terpotong sampai pada bagian tersebut.

    Salah satu orang dekat Sandiaga yang juga sahabat Achmad Zacky, Miftah Sabri, membenarkan kedekatan dua orang tersebut. Menurut Miftah, Sandiaga dan Zacky berkenalan sejak sekitar 2007. Ketika itu, Sandiaga menjadi Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia.

    "Sandi membuat program Hipmi PT (perguruan tinggi). Dia menjadi pembicara ke kampus-kampus, Zacky ini salah satu peserta di acara itu," kata Miftah kepada Tempo, Jumat, 15 Februari 2019.

    CEO Bukalapak Ahmad Zacky diserang oleh para pendukung calon presiden 01, Joko Widodo-Ma'ruf Amin lantaran cuitan di akun Twitter pribadinya. Dalam cuitan itu, Zacky awalnya menyebut narasi industri 4.0 yang digaungkan pemerintah sebagai omong kosong.

    Zacky menyertakan data ihwal anggaran penelitian dan pengembangan (research and development) Indonesia yang terbilang rendah dibanding negara lain. Mulai dari anggaran Amerika sebesar US$ 511 miliar, Cina US$ 451 miliar, Jepang US$ 165 miliar, Jerman US$ 118 miliar, Korea US$ 91 miliar, Taiwan US$ 33 miliar, Australia US$ 23 miliar, Malaysia US$ 10 miliar, Singapore US$ 10 miliar, dan Indonesia US$ 2 miliar. "Mudah-mudahan presiden baru bisa naikin," tulis akun @achmadzaky.

    Cuitan tersebut menuai respons dari pendukung Jokowi dan Tim Kampanye Nasional capres 01 itu. Di Twitter, muncul tagar #kacanglupakulit yang ditujukan kepada Zacky.

    Juru bicara TKN Jokowi-Ma'ruf, Ace Hasan Syadzily menyayangkan cuitan tersebut. Ace mengklaim pemerintahan Jokowi menaruh perhatian terhadap riset dan pengembangan demi industri 4.0, termasuk penambahan anggaran setiap tahunnya.

    Ace juga menganggap wajar jika kemudian cuitan Zacky itu menuai protes dari pendukung Jokowi. Namun, dia sendiri beranggapan Jokowi tak akan tersinggung dengan cuitan salah satu pebisnis unicorn itu.

    Baca: Usai Twit Presiden Baru, CEO Bukalapak Minta Maaf ke Pendukung Jokowi

    "Ketika ada respons seperti begitu maka saya kira pendukungnya Pak Jokowi pasti merasa kok seperti tidak tahu diri begitu ya. Namun saya kira Pak Jokowi tidak akan tersinggung," ujar Ace di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat, 15 Februari 2019.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Calon Menteri yang Disodorkan Partai dan Ormas, Ada Nama Prabowo

    Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa sebanyak 45 persen jejeran kursi calon menteri bakal diisi kader partai.