Tagar Uninstall Bukalapak Menjadi Trending, karena Twit Pendiri

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tiket konser John Mayer dapat dibeli secara daring melalui mitra penjualan tiket resmi Bukalapak..

    Tiket konser John Mayer dapat dibeli secara daring melalui mitra penjualan tiket resmi Bukalapak..

    TEMPO.CO, Jakarta - Tagar #uninstallbukalapak menjadi trending topik di Twitter. Pada 14 Februari 2019 pukul 10.20 sebanyak 3.100 twit menggunakan tagar itu. Angka itu terus bertambah dari menit ke menit. Tagar #uninstallbukalapak usai twit Founder dan CEO Bukalapak Achmad Zaky melalui akun @achmadzaky. Akun dengan follower lebih dari 13 ribu, menuliskan kalimat mengenai industri 4.0.

    Zaky mengatakan omong kosong industri 4.0 kalau budget riset dan pengembangan negara seperti saat ini. Dia menunjukkan data perbandingan dana riset dengan negara-negara lain. Menurut Zaky, dana riset dan pengembangan di Amerika sebesar US$ 511 miliar, Cina US$ 451 miliar, Jepang US$ 165 miliar, Jerman US$ 118 miliar, Korea US$ 91 miliar, Taiwan US$ 33 miliar, Australia US$ 23 miliar, Malaysia US$ 10 miliar, Singapore US$ 10 miliar, dan Indonesia US$ 2 miliar. "Mudah-mudahan presiden baru bisa naikin," tulis akun @achmadzaky.

    Baca:Bukalapak Uji Coba Pertama Buka Bike di Kampus ITB

    Pada pukul 10.40 tagar #uninstallbukalapak itu mencapai 5.100. Achmad Zaky belum menanggapi pertanyaan Tempo soal twit itu.

    Beberapa waktu kemudian, akun itu kembali menulis bahwa twit yang dia buat telah viral. "Bangun-bangun viral tweet saya gara-gara 'presiden baru', maksudnya siapa pun, bisa Pak Jokowi juga. Jangan diplintir ya :) lets fight for innovation budget," tulis akun @achmadzaky.

    Baca: Bukalapak Bikin Pusat Riset Kecerdasan Buatan di ITB

    Menurut Zaky, tujuan dari tweetnya adalah menyampaikan fakta bahwa dalam 20 sampai 50 tahun ke depan, Indonesia perlu investasi di riset dan sumber daya manusia kelas tinggi. Dia mengatakan jangan sampai Indonesia kalah sama negara-negara lain.

    Zaky juga mengatakan selama ini kebijakan serta dukungan Pemerintah Indonesia sangat menyemangati Bukalapak. "Semoga ke depannya industri teknologi atau industri berbasis pengetahuan semakin maju," ujar Zaky.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Calon Menteri yang Disodorkan Partai dan Ormas, Ada Nama Prabowo

    Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa sebanyak 45 persen jejeran kursi calon menteri bakal diisi kader partai.