Bahar bin Smith Akan Jalani Sidang di PN Bandung

Bahar bin Smith (tengah) menjalani pemeriksaan perdana di Direktorat Kriminal Umum Polda Jawa Barat, Bandung, Selasa, 18 Desember 2018. Tindakan kekerasan terhadap orang lain itu terjadi pada Sabtu, 1 Desember di Bogor. TEMPO/Prima Mulia

TEMPO.CO, Bandung - Kepala Seksi Penerangan dan Hukum Kejaksaan Tinggi Jawa Barat, Abdul Muis Ali memastikan tersangka Bahar bin Smith dan anak buahnya akan menjalani sidang kasus penganiayaan di Pengadilan Negeri Bandung. Keputusan tersebut didasari oleh fatwa ketua Mahkamah Agung dengan mempertimbangkan faktor keamanan dan kenyamanan sidang.

Baca: Alasan Kejaksaan Negeri Bogor Belum Limpahkan Bahar bin Smith

“Fatwa dari ketua MA sudah diterima kemarin mengenai penetapan tempat sidang yaitu Pengadilan Negeri Bandung. Penetapannya pada surat ketua MA Nomor 24/KMA/SK/II/2019,” ujar Abdul saat ditemui di kantornya, di Bandung, Selasa, 12 Februari 2019.

Apabila merujuk pada tempat kejadian perkara, kasus Bahar bin Smith ini seharusnya disidangkan di Pengadilan Negeri Cibinong. Namun, kejaksaan dan kepolisian mempertimbangkan untuk memindahkan persidangan kasus ini.

Abdul menyebutkan salah satu alasan pemindahan tersebut adalah faktor keamanan. PN Bandung dinilai lebih siap menggelar sidang kasus Bahar yang mempunyai potensi mendapat perhatian besar dari publik.

Baca: Berkas Lengkap, Bahar bin Smith Tetap Ditahan di Polda Jabar

“Secara yusridis bisa dilakukan, contoh kasus Buni Yani (yang disidangkan di PN Bandung). Selain itu ada alasan nonyuridis, seperti faktor sosial, keamanan,” ujarnya.

Saat ini, berkas kasus penganiayaan yang disangkakan kepada Bahar dan dua anak buahnya sudah rampung. Jaksa tinggal menunggu jadwal persidangan yang akan segera ditentukan oleh pengadilan. Dalam pekan ini, kata Abdul, pihaknya akan melimpahkan perkara Bahar ke PN Bandung.

“Berkas perkara sudah siap, cuma akan lebih dimatangkan lagi, dan kami juga koordinasi dengan PN,” ujarnya.

Bahar bin Smith beserta dua anak buahnya, Agil bin Yahya dan Muhammad Abdul Basit, dilaporkan ke Polres Bogor terkait dugaan kekerasan terhadap dua remaja berinisial MHU (17) dan JA (18) di wilayah Kemang, Kabupaten Bogor dengan nomor laporan LP/B/1125/XI/I/2018/JBR/Res Bogor tertanggal 5 Desember 2018.

Baca: Keluarga Pertanyakan Penahanan Bahar bin Smith di Polda Jabar

Laporan penganiayaan Bahar bin Smith tersebut ditindaklanjuti oleh Ditreskrium Kepolisian Daerah Jawa Barat. Ditreskrimum Polda Jabar menetapkan Bahar dan anak buahnya sebagai tersangka. Mereka disangkakan dengan 4 pasal sekaligus, yakni Pasal 170, 351, 333 KUHP dan Pasal 80 Undang-undang Perlindungan Anak.






Memphis Bubarkan Unit Polisi setelah Pemukulan Fatal

2 hari lalu

Memphis Bubarkan Unit Polisi setelah Pemukulan Fatal

Para pengkritik mengatakan tim polisi khusus semacam ini cenderung menggunakan taktik-taktik kekerasan.


Video Penganiayaan Tyre Nichols oleh Polisi Memphis Dirilis

3 hari lalu

Video Penganiayaan Tyre Nichols oleh Polisi Memphis Dirilis

Polisi dikecam karena menggunakan kekuatan berlebihan dalam menghadapi orang-orang kulit hitam.


Asisten Hotman Paris Diduga Dianiaya di Tempat Hiburan

3 hari lalu

Asisten Hotman Paris Diduga Dianiaya di Tempat Hiburan

Asisten pribadi pengacara Hotman Paris Hutapea, Intan, diduga menjadi korban penganiayaan oleh seorang pria


Ibu Muda yang Aniaya Anak Hingga Tewas di Klender Jadi Tersangka

3 hari lalu

Ibu Muda yang Aniaya Anak Hingga Tewas di Klender Jadi Tersangka

NK, ibu muda berusia 20 tahun, menganiaya anaknya yang masih berusia dua tahun hingga tewas


Polisi Tangkap Suami Penganiaya Istri dengan Kapak Hingga Jari Putus di Tangerang

4 hari lalu

Polisi Tangkap Suami Penganiaya Istri dengan Kapak Hingga Jari Putus di Tangerang

Polres Tangerang Kota menangkap suami yang menganiaya istrinya dengan kapak hingga jarinya terputus.


Balita Tewas Diduga Dianiaya Ibu Kandung di Duren Sawit, Ada Luka di Sekujur Tubuh

5 hari lalu

Balita Tewas Diduga Dianiaya Ibu Kandung di Duren Sawit, Ada Luka di Sekujur Tubuh

Polsek Cakung melakukan penyelidikan terhadap tewasnya seorang balita perempuan berinisial NA berusia 2 tahun 1 bulan di Kelurahan Klender.


Kasus KDRT, Polisi Janji Bakal Jemput Paksa Raden Indrajana kalau Mangkir Lagi

13 hari lalu

Kasus KDRT, Polisi Janji Bakal Jemput Paksa Raden Indrajana kalau Mangkir Lagi

Polres Jaksel menetapkan Raden Indrajana Sofiandi yang menganiaya kedua anak kandungnya di Apartemen Signature Park, Tebet, sebagai tersangka


Tak Bisa Hadir ke Polres Jaksel Karena Harus Cek Kesehatan, Raden Indrajana: Biar Kondisi Fit Kalau Ditahan

19 hari lalu

Tak Bisa Hadir ke Polres Jaksel Karena Harus Cek Kesehatan, Raden Indrajana: Biar Kondisi Fit Kalau Ditahan

Raden Indrajana, yang kini menjadi tersangka KDRT dan penganiayaan terhadap dua anaknya, bicara soal kemungkinan jika dirinya ditahan.


Tebas Lawan dengan Celurit Saat Tawuran di Neglasari, 3 Pelajar Ditangkap di Sekolah

19 hari lalu

Tebas Lawan dengan Celurit Saat Tawuran di Neglasari, 3 Pelajar Ditangkap di Sekolah

Para tersangka tawuran dan pengeroyokan itu diciduk polisi di sekolahnya pada Selasa kemarin, berikut barang bukti senjata tajam.


Pria Aniaya Ayahnya di Tambora Gara-gara Makan Malam Beberapa Kali Beli Sabu

20 hari lalu

Pria Aniaya Ayahnya di Tambora Gara-gara Makan Malam Beberapa Kali Beli Sabu

Pria di Tambora yang aniaya ayah kandung karena persoalan makan malam diketahui pernah beli sabu beberapa kali.