Gempa 5,3 Guncang Morotai, Gunung Dukono Berstatus Waspada

Reporter:
Editor:

Kukuh S. Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Aktivita Gunung Dukono yang mengeluarkan Abu Vulkanik Minggu 15 Januari 2017. Foto: Pos Pemantauan Gunung Api Dukono

    Aktivita Gunung Dukono yang mengeluarkan Abu Vulkanik Minggu 15 Januari 2017. Foto: Pos Pemantauan Gunung Api Dukono

    TEMPO.CO, Ternate-Gempa berkekuatan 5,3 Skala Richter mengguncang Morotai dan Halmahera Utara, Kamis malam, 7 Februari 2019 Pukul 19:03 WIT. Aktivitas Gunung Dukono pun berada pada level II waspada.

    Data yang diterima Tempo dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Ternate, pusat gempa berada pada 2.23 Lintang Utara dan 128.71 Bujur Timur atau  37 km Tenggara Pulau Morotai. Pusat gempa berada dikedalaman 10 kilometer dan tidak berpotensi tsunami.

    Baca: Aktivitas Meningkat, Masyarakat Dilarang Mendaki Gunung Dukono

    Menurut Iwan Amat dari BMKG, hingga Kamis sore ini aktivitas gunung Dukono di Halmahera Utara terpantau tiga kali terjadi letusan dengan amplitudo 14-30 milimeter durasi : 11.6-17.93 detik dan sembilan kali gempa vulkanik dangkal dengan amplitudo 14-28 milimter, durasi : 7.13-10.93 detik.

    Selain itu, terpantau pula 12 kali gempa  vulkanik dalam dengan amplitudo  18-28 milimeter dan satu kali gempa tektonik local dengan amplitudo  34 milimeter. Ada juga  8 kali gempa tektonik Jauh dengan amplitudo 28-34 milimeter dan tremor Menerus (Microtremor) engan amplitudo 0.5-1 milimeter.

    "Dan berdasarkan visual Gunung Dukono tertutup kabut dari pagi sampai malam hari sehingga aktifitas Kawah tidak teramati,” kata Iwan.

    Simak: Wisatawan Dilarang Mendaki Gunung Dukono di Halmahera Utara

    Iwan mengatakan meski terjadi peningkatan jumlah gempa vulkanik dan amplituda gempa Tremor mulai mengecil namun status Gunung Dukono masih tetap pada level II waspada.

    Meski demikian masyarakat dan wisatawan tetap dilarang mendaki dan mendekati Kawah Malupang Warirang di dalam radius 2 kilometer. "Kami juga ingatkan agar masyarakat selalu menyediakan masker untuk digunakan pada saat dibutuhkan,” ujar Iwan.

    BUDHY NURGIANTO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sandiaga Uno Alami Cegukan Saat Quick Count Pilpres 2019

    Dilansir Antara, Sandiaga Uno tak tampil di publik usai pelaksanaan Pilpres 2019 karena kabarnya ia cegukan. Beginilah proses terjadinya cegukan.