Wali Kota Semarang: Tak Pilih Jokowi Jangan Pakai Jalan Tol

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo memberikan sambutan saat meresmikan Tol Solo-Ngawi segmen Sragen-Ngawi di Rest Area KM 538, Sragen, Jawa Tengah, Rabu 28 November 2018. Presiden meresmikan tol sepanjang 51 kilometer yang merupakan tahap ketiga dari pengoperasian jalan tol Solo-Ngawi. ANTARA FOTO/Wahyu Putro A

    Presiden Joko Widodo memberikan sambutan saat meresmikan Tol Solo-Ngawi segmen Sragen-Ngawi di Rest Area KM 538, Sragen, Jawa Tengah, Rabu 28 November 2018. Presiden meresmikan tol sepanjang 51 kilometer yang merupakan tahap ketiga dari pengoperasian jalan tol Solo-Ngawi. ANTARA FOTO/Wahyu Putro A

    TEMPO.CO, Semarang - Ketua Dewan Pimpinan Cabang PDI Perjuangan Kota Semarang Hendrar Prihadi mengatakan masyarakat yang tidak mendukung pasangan calon presiden dan wakil presiden Joko Widodo atau Jokowi - Ma'ruf Amin tidak boleh menggunakan jalan tol yang dibangun di era Jokowi.

    Baca: Ma'ruf Amin: Jokowi Bangun Jalan Tol, Yang Tak Tahu Berarti Tidur

    "Disampaikan ke saudaranya di luar sana, kalau tidak mau dukung Jokowi jangan pakai jalan tol," kata Hendrar di Semarang Town Square, Jawa Tengah, Sabtu, 2 Februari 2019.

    Pernyataan Hendrar itu disampaikan saat menggelar gladi resik silaturahmi Jokowi dengan paguyuban pengusaha Jawa Tengah. Sebelum Jokowi tiba, Hendrar yang merupakan Wali Kota Semarang naik ke panggung. Ia menyapa para pengusaha yang hadir kemudian bertanya. "Di sini ada yang pernah lewat tol?"

    Hendrar bertanya kepada mereka berapa lama waktu perjalanan dari Semarang ke Jakarta. Beberapa pengusaha mengatakan lama perjalanan 5 jam. Selanjutnya, Hendrar menanyakan jarak tempuh Semarang - Surabaya jika melalui jalan tol. "Tiga jam," ujar para pengusaha.

    Hendrar menuturkan jalan tol merupakan hasil kerja keras Jokowi selama empat tahun memimpin. Sebab itu, Hendrar meminta masyarakat yang tidak mendukung Jokowi tidak perlu menggunakan jalan tol.

    Baca: #YangGajiKamuSiapa, Kubu Jokowi: Itu Reaksi Spontan Rudiantara

    Menurut Hendrar, suara yang dibutuhkan Jokowi untuk menang adalah jutaan suara. Sedangkan yang hadir di acara silaturahmi pengusaha muda Jawa Tengah hanya sekitar 1.500-2.000 orang. Ia berpesan kepada para pengusaha yang hadir untuk memastikan keluarga mereka memilih Jokowi dalam pemilihan presiden.

    "Di barisan organisasi yang punya pekerja-pekerja, arahkan pilih 01 Pak Joko Widodo. Kalau punya pacar pilih 01. Kalau enggak mau, ganti pacar yang lain," ujarnya.

    FRISKI RIANA

    Catatan Redaksi:

    Judul berita ini dikoreksi dari "Wakil Wali Kota Semarang" menjadi "Wali Kota Semarang". Koreksi dilakukan pada Sabtu, 2 Februari 2019. Kami mohon maaf atas kekeliruan ini. Terima kasih.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Fakta-fakta Pelantikan Jokowi - Ma'ruf, Dihadiri Prabowo - Sandi

    Selain beberapa wakil dari berbagai negara, pelantikan Jokowi - Ma'ruf ini dihadiri oleh Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno.