Pimpinan KPK Apresiasi KPU Rilis Daftar Caleg Eks Koruptor

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman (kelima kanan) didampingi Ketua komisi II DPR Zainuddin Amali (kanan) memeriksa hasil cetak surat suara di PT. Temprina Media Grafika Jalan Raya Sumengko Km 30-31 Wringinanom Gresik, Jawa Timur, Minggu, 20 Januari 2019. ANTARA

TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Alexander Marwata mengapresiasi langkah Komisi Pemilihan Umum merilis daftar calon legislatif bekas narapidana korupsi. Menurut dia mengumumkan caleg eks koruptor dapat memberikan referensi bagi pemilih untuk menentukan wakil yang bersih dan jujur.

“Bagus dong, supaya masyarakat mendapat penerangan untuk memilih yang bersih dan jujur,” kata Alex di kantornya, Jakarta, Rabu, 30 Januari 2019.

Baca: Buka Data Caleg Eks Koruptor, KPU: Pilih Calon yang Bersih

KPU merilis data caleg eks koruptor untuk Pemilu 2019. Ketua KPU Arief Budiman mengatakan caleg eks koruptor itu berjumlah 49 dari berbagai partai.  Dia mengatakan dari 49 orang itu, 40 caleg mendaftar di DPRD provinsi dan Kabupaten/kota, 9 orang lainnya caleg DPD. Untuk caleg DPRD, ada 12 dari 16 partai yang mencalonkan mantan terpidana korupsi.

Partai itu adalah Gerindra 6 orang, Golkar 8 orang, Berkarya 4 orang, Hanura 5 orang, Demokrat 4 orang, PDIP 1 orang, Garuda 2 orang, Perindo 2 orang, PKPI 2 orang, PAN 4 orang, PKS 1 orang, PBB 1 calon.

Baca:Daftar 49 Caleg Eks Koruptor yang Dirilis KPU Hari Ini

Alex menuturkan sejak awal KPK mendukung KPU untuk merilis daftar itu. Sebelumnya perwakilan KPU telah mendatangi KPK untuk mendiskusikan rencana mengumumkan daftar caleg eks koruptor. “Kami sampaikan, umumkan saja,” katanya.

Menurut Alex, pengumuman daftar caleg eks koruptor bukan dimaksudkan untuk mempermalukan kandidat. Tetapi, hal itu dilakukan hanya sebagai penyampaian fakta.






KPK Tahan Tersangka ke-8 di Kasus Suap Hakim Agung Sudrajad Dimyati

9 jam lalu

KPK Tahan Tersangka ke-8 di Kasus Suap Hakim Agung Sudrajad Dimyati

KPK menahan tersangka kedelapan dalam kasus suap pengurusan perkara yang menyeret hakim agung nonaktif Sudrajad Dimyati.


KPK Periksa Pilot dan Direktur RDG di Kasus Lukas Enembe

16 jam lalu

KPK Periksa Pilot dan Direktur RDG di Kasus Lukas Enembe

KPK belum berhasil memeriksa Lukas Enembe. Lukas beralasan sakit.


Periksa Pramugari, KPK Telisik Private Jet Lukas Enembe

16 jam lalu

Periksa Pramugari, KPK Telisik Private Jet Lukas Enembe

KPK memeriksa seorang pramugari RDG Airlines Tamara Anggraeny di kasus dugaan korupsi Gubernur Papua Lukas Enembe pada Senin, 3 Oktober 2022


Politikus PDIP Kritik Deklarasi Capres Anies oleh NasDem, Sebut Intervensi ke KPK

17 jam lalu

Politikus PDIP Kritik Deklarasi Capres Anies oleh NasDem, Sebut Intervensi ke KPK

"Saat ini posisi Gubernur Anies masih dalam proses pemeriksaan di KPK," kata politikus PDIP Gilbert Simanjuntak


Tokoh Adat Minta MRP dan DPR Papua Bantu KPK untuk Bisa Periksa Lukas Enembe

19 jam lalu

Tokoh Adat Minta MRP dan DPR Papua Bantu KPK untuk Bisa Periksa Lukas Enembe

Tokoh Adat minta MRP dan DPR Papua melakukan pendekatan dengan tetua adat dari gunung agar pemeriksaan Lukas Enembe bisa segera dilakukan oleh KPK.


KPK Libatkan BPK di Kasus Formula E, NasDem: Anies Baswedan Sumbang 5 WTP untuk DKI

20 jam lalu

KPK Libatkan BPK di Kasus Formula E, NasDem: Anies Baswedan Sumbang 5 WTP untuk DKI

NasDem meyakini Anies Baswedan tak melakukan penyimpangan dalam kasus Formula E. Hal ini terbukti dari 5 kali opini WTP yang diberikan BPK ke DKI.


Kasus Korupsi Pengadaan Pesawat Garuda, KPK Duga Eks Anggota DPR Terima Suap Rp 100 Miliar

20 jam lalu

Kasus Korupsi Pengadaan Pesawat Garuda, KPK Duga Eks Anggota DPR Terima Suap Rp 100 Miliar

KPK membuka penyidikan baru kasus suap pengadaan armada pesawat Airbus di PT Garuda Indonesia tahun 2010-2015.


Top Nasional: Panglima TNI Akan Hukum Anak Buahnya jika Salah di Tragedi Kanjuruhan, Deklarasi Anies

23 jam lalu

Top Nasional: Panglima TNI Akan Hukum Anak Buahnya jika Salah di Tragedi Kanjuruhan, Deklarasi Anies

Panglima TNI Jendral Andika Perkasa mengatakan tak segan menghukum anak buahnya yang terbukti melakukan penganiayaan dalam tragedi Kanjuruhan


Kasus Formula E, KPK Sebut Sudah Berkoordinasi dengan BPK

23 jam lalu

Kasus Formula E, KPK Sebut Sudah Berkoordinasi dengan BPK

KPK menyebut sudah berkoordinasi dengan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dalam proses penanganan kasus dugaan korupsi penyelenggaraan Formula E


Pemanggilan Lukas Enembe, KPK Hindari Upaya Penjemputan Paksa

1 hari lalu

Pemanggilan Lukas Enembe, KPK Hindari Upaya Penjemputan Paksa

KPK berupaya menghindari upaya penjemputan paksa terhadap Gubernur Papua Lukas Enembe dalam kasus dugaan gratifikasi dan lebih mengutamakan persuasif