BPN Prabowo Sudah Tahu Dalang di Balik Tabloid Indonesia Barokah

Reporter:
Editor:

Rina Widiastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Bawaslu Kota Tangerang Agus Muslim menunjukan Isi dari Tabloid Indonesia Barokah yang berhasil diamankan dari sebuah masjid di Kantor Bawaslu Kota Tangerang, Tangerang, Banten, Kamis 24 Januari 2019. Selain mengamankan tabloid yang sudah tersebar di masyarakat Bawaslu juga mengamankan ratusan eksemplar tabloid di Kantor Pos dan Giro Tangerang, dimana tabloid itu akan disebarkan oleh pengirim tak dikenal ke masjid dan pesantren yang ada di Tangerang Raya. ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal

    Ketua Bawaslu Kota Tangerang Agus Muslim menunjukan Isi dari Tabloid Indonesia Barokah yang berhasil diamankan dari sebuah masjid di Kantor Bawaslu Kota Tangerang, Tangerang, Banten, Kamis 24 Januari 2019. Selain mengamankan tabloid yang sudah tersebar di masyarakat Bawaslu juga mengamankan ratusan eksemplar tabloid di Kantor Pos dan Giro Tangerang, dimana tabloid itu akan disebarkan oleh pengirim tak dikenal ke masjid dan pesantren yang ada di Tangerang Raya. ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal

    TEMPO.CO, Jakarta - Badan Pemenangan Nasional Prabowo Subianto-Sandiaga Uno telah mengetahui sosok di balik penerbitan tabloid Indonesia Barokah. Hal itu diketahui melalui penyelidikan yang dilakukan tim teknologi informasi BPN terhadap situs indonesiabarokah.com.

    Baca: JK Instruksikan Pengurus DMI Bakar Tabloid Indonesia Barokah

    "Teman yang ahli IT sudah mencari di website indonesiabarokah.com dan didapatkan satu nama yang kita kenal juga sebenarnya secara personal," kata Direktorat Media dan Komunikasi BPN, Imelda Sari di kawasan Jakarta Pusat, Sabtu, 26 Januari 2019.

    Imelda enggan memberi tahu sosok di balik tabloid Indonesia Barokah tersebut. Dia mengatakan biar tim advokasi BPN yang akan menjelaskan hal tersebut.

    BPN, kata dia, juga sudah meminta laporan dari daerah terkait penyebaran tabloid tersebut. Dia mengklaim pihaknya telah melakukan audiensi dengan Dewan Pers untuk meminta saran mengenai status jurnalistik tabloid. Hasilnya, kata dia, Dewan Pers menyatakan tabloid Indonesia Barokah bukan produk jurnalistik. Dihubungi terpisah, Ketua Dewan Pers Yosep Stanley Adi Prasetyo mengatakan pihaknya belum menyimpulkan status jurnalistik Indonesia Barokah. "Masih proses," katanya.

    Baca: 13 Ribu Eksemplar Tabloid Indonesia Barokah Beredar di Jawa Barat

    Imelda mengatakan karena Dewan Pers telah menyatakan tabloid itu bukan produk pers, maka pihaknya bisa langsung melaporkan ke polisi. Dia mengatakan BPN tengah mengumpulkan bukti dari lapangan soal ke mana saja tabloid itu tersebar sebelum melaporkannya secara resmi ke kepolisian.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Eliud Kipchoge Tak Pecahkan Rekor Dunia Marathon di Ineos 1:59

    Walau Eliud Kipchoge menjadi manusia pertama yang menempuh marathon kurang dari dua jam pada 12 Oktober 2019, ia tak pecahkan rekor dunia. Alasannya?