Perjalanan Politik Ahok: dari Anggota DPRD Hingga Gubernur DKI

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok (kanan) berfoto dengan putra sulungnya, Nicholas Sean, pascabebas dari penjara di Jakarta, Kamis, 24 Januari 2019. Ahok berkumpul dengan keluarga dan kerabatnya pasca bebas dari penjara. Instagram/@Nachosean

    Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok (kanan) berfoto dengan putra sulungnya, Nicholas Sean, pascabebas dari penjara di Jakarta, Kamis, 24 Januari 2019. Ahok berkumpul dengan keluarga dan kerabatnya pasca bebas dari penjara. Instagram/@Nachosean

    1. Bupati Belitung

      Setelah 7 bulan menjadi DPRD, muncul banyak dukungan dari rakyat yang mendorong Ahok menjadi bupati. Maju sebagai calon bupati Belitung Timur pada 2005, Ahok mempertahankan cara berkampanyenya dengan mengajar dan melayani rakyat secara langsung. Ia memberikan nomor telepon genggamnya untuk bisa berkomunikasi langsung sehingga mengenal situasi dan kebutuhan rakyat.

      Dengan cara kampanye tanpa politik uang ini, secara mengejutkan ia berhasil mengantongi suara 37,13 persen dan menjadi Bupati Belitung Timur periode 2005-2010. Padahal Belitung Timur dikenal sebagai daerah basis Masyumi, yang juga kampung halaman pempimpin Partai Bulan Bintang Yusril Ihza Mahendra.

    1. Mencalonkan Diri Jadi Gubernur

      Bermodalkan pengalamannya sebagai pengusaha dan juga anggota DPRD Ahok memperbaiki kesejahteraan masyarakat. Kesuksesan ini terdengar ke seluruh Provinsi Bangka Belitung dan mulailah muncul suara-suara untuk mendorong Ahok maju sebagai gubernur pada 2007. Sayang, dalam proses pemungutan dan penghitungan suara, ia gagal menjadi gubernur Bangka Belitung.

    2. Menjadi Anggota DPR RI

      Dalam pemilu legislatif 2009, Ahok maju sebagai caleg dari Golkar. Meski hanya mendapatkan nomor urut keempat dalam daftar caleg, ia berhasil mendapatkan suara terbanyak dan memperoleh kursi DPR.

      Selama di parlemen, ia duduk di Komisi II. Dia mengundurkan diri pada 2012 setelah mencalonkan diri sebagai wakil gubernur DKI Jakarta, mendampingi Joko Widodo.


      6. Menjadi Wakil Gubernur

      Tahun 2012, nama Ahok kian melambung karena mendampingi Jokowi sebagai calon wakil gubernur DKI Jakarta yang diusung PDIP dan Gerindra. Setelah melalui dua tahap Pilkada, pasangan Jokowi-Basuki ditetapkan sebagai pemenang dan dilantik sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta periode 2012-2017  pada 15 Oktober 2012.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban dan Pelaku Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan

    Kepolisian menyebut enam orang menjadi korban ledakan bom bunuh diri di Polrestabes Medan. Pelaku pengeboman mengenakan atribut ojek online.