Kubu Prabowo Perbarui Visi Misi: Selipkan Isu HAM - Lebih Ringkas

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Calon Presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto (dua kiri) saat mengunjungi pengungsi korban bencana gempa, tsunami dan likuifaksi pada lokasi pengungsian di Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, Selasa, 8 Januari 2019. Prabowo datang untuk memastikan bahwa bantuan yang diberikannya tepat sasaran dan bermanfaat bagi para korban. ANTARA/Mohamad Hamzah

    Calon Presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto (dua kiri) saat mengunjungi pengungsi korban bencana gempa, tsunami dan likuifaksi pada lokasi pengungsian di Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, Selasa, 8 Januari 2019. Prabowo datang untuk memastikan bahwa bantuan yang diberikannya tepat sasaran dan bermanfaat bagi para korban. ANTARA/Mohamad Hamzah

    3. Lima Fokus Program Kerja Nasional

    Dalam visi misi yang lama juga terdapat kata-kata "empat pilar menyejahterakan Indonesia", yang terdiri dari 8 pilar ekonomi, 9 pilar kesejahteraan rakyat, 12 pilar budaya dan lingkungan hidup, dan 7 pilar politik, hukum, dan pertahanan keamanan. Setiap pilar diikuti oleh program aksi, masing-masing berjumlah 41, 30, 18, dan 21.

    Kata "empat pilar menyejahterakan Indonesia" itu hilang dari visi misi yang baru. Sebagai gantinya, tertulis "lima fokus program kerja nasional", yang isinya disusun dari misi Prabowo - Sandiaga, yaitu sebagai berikut.

    Fokus pertama - Ekonomi yang mengutamakan rakyat, adil, makmur, berkualitas, dan berwawasan lingkungan

    Fokus kedua - Peningkatan kualitas hidup dan kesejahteraan sosial

    Fokus ketiga - Keadilan di bidang hukum dan demokrasi berkualitas

    Fokus keempat - Menjadikan negara Indonesia rumah yang aman, nyaman, dan berdaulat bagi seluruh rakyat Indonesia

    Fokus kelima - Penguatan karakter dan kepribadian bangsa yang luhur


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jokowi Menang di Basis Nahdlatul Ulama di Jawa Tengah dan Timur

    Jawa Tengah dan Jawa Timur, yang nota bene lumbung Nahdlatul Ulama, menjadi tempat Joko Widodo dan Ma'ruf Amin memanen suara dalam Pilpres 2019.